KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel mulai melaksanakan program imunisasi massal campak atau Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak di seluruh wilayah.
Program ini menargetkan sekitar 109 ribu anak usia 9 hingga 59 bulan sebagai upaya memperkuat perlindungan terhadap penyakit campak yang berpotensi menular.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davniemengajak seluruh orang tua untuk berperan aktif memastikan anak-anaknya mendapatkan imunisasi lengkap.
“Imunisasi ini pnting untuk melindugi anak-anak kita dari risiko penyakit campak. Kami mengimbau para orang tua untuk segera membawa anaknya ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya, melalui keterangan pers yang diterima, Minggu 5 Maret 2026.
Benyamin mengatakan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi masyarakat serta sinergi antara pemerintah dan tenaga kesehatan di lapangan.
Teepisah, Kepala Dinkes Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar menambahkan, pelaksanaan program ORI dilakukan secara bertahap di seluruh puskesmas.
“Program ini akan berlangsung selama dua minggu di fasilitas kesehatan, kemudian dilanjutkan dengan masa sweeping selama satu minggu untuk menjangkau seluruh sasaran,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa imunisasi merupakan langkah efektif dalam mencegah penyebaran penyakit menular, khususnya bagi anak-anak yang menjadi kelompok rentan.
“Jangan berikan celah bagi virus campak. Segera lengkapi imunisasi anak di fasilitas kesehatan terdekat mulai 30 Maret hingga 19 April 2026,” tambahnya.
Selain itu, masyarakat berusia di atas 16 tahun juga dianjurkan untuk melakukan vaksinasi MMR secara mandiri sebagai bentuk perlindungan tambahan.
“Kami berharap melalui program ini, kekebalan kelompok (herd immunity) dapat terbentuk sehingga penyebaran campak dapat ditekan dan kesehatan anak-anak di wilayah tersebut semakin terjaga,” tandasnya.
Editor: Abdul Rozak











