SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polda Banten menggelar arahan pelaksanaan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kepada mitra SPPG serta jajaran Polresta dan Polres, Kamis (9/4/2026), di Aula Serbaguna Polda Banten.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki dan dihadiri Wakapolda Banten, Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Banten, pejabat utama Polda Banten, Kapolresta/Polres jajaran, serta mitra dan pengelola SPPG.
Dalam arahannya, Kapolda Banten menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Polda Banten berkomitmen penuh dalam mendukung program ini melalui pembentukan dan operasional SPPG. Saat ini kita telah mendaftarkan 76 unit SPPG, melampaui target Mabes Polri sebanyak 18 unit atau mencapai 422 persen,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dari total tersebut sebanyak 20 unit SPPG telah beroperasi, 31 unit dalam tahap persiapan operasional, dan 25 unit masih dalam tahap pembangunan.
Lebih lanjut, Hengki mengungkapkan bahwa hingga saat ini jumlah penerima manfaat dari SPPG yang sudah berjalan mencapai 41.769 orang. Rinciannya meliputi 37.118 siswa dari 215 sekolah, 3.446 ibu hamil, ibu menyusui dan balita, serta 1.205 santri. Program ini juga melibatkan 893 tenaga kerja atau relawan.
Kapolda menegaskan pentingnya penerapan food security atau keamanan pangan secara ketat dan berkelanjutan di seluruh jajaran.
“Setiap makanan yang didistribusikan harus terjamin kualitas, kebersihan, dan kelayakannya. Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan keberhasilan program,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Banten menekankan pentingnya pelaksanaan program secara profesional dan sesuai standar pemerintah.
Ia menyebut program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah strategis dalam menciptakan generasi sehat dan berkualitas.
“Seluruh pengelola SPPG harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mulai dari perencanaan menu bergizi, pengolahan yang higienis, hingga distribusi yang tepat sasaran dan tepat waktu,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara seluruh pihak, termasuk mitra, ahli gizi, penyedia bahan pangan, serta pengawasan berkelanjutan untuk mencegah penyimpangan.
Sebelumnya, Irwasda Polda Banten dalam laporannya menyebutkan total SPPG yang terdaftar mencapai 76 unit, dengan 51 unit telah terbangun dan 25 unit masih dalam proses pembangunan. Program ini ditargetkan menjangkau hingga 213.101 penerima manfaat saat seluruh SPPG beroperasi.
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, serta diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis agar berjalan optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Editor: Mastur Huda











