SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – IN (17) warga Desa Nambo Udik, Kecamatan Cikande, dan HE Permana (17) warga Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin dilaporkan kabur meninggalkan rumah pada Minggu (5/4/2026).
Keduanya kabur diduga karena tak terima dilarang berpacaran. Polsek Cikande bersama Polres Serang saat ini masih mencari keberadaan keduanya.
“Masih dicari kang, keduanya ini pacaran. Motifnya meninggal rumah diduga karena dilarang pacaran,” kata Kapolsek Cikande, AKP Tatang, Senin (13/4/2026).
Tatang mengatakan, sebelum dilaporkan meninggalkan rumah, HE mendatangi rumah IN pada Jumat (10/4). Pada saat apel tersebut, keduanya oleh orang tua IN diminta untuk fokus sekolah dan tidak berpacaran.
“Pada saat datang ke rumah ceweknya ini, cowoknya ini diminta untuk gak pacaran dulu, diminta buat fokus sekolah dan belajar,” kata mantan Kasat Intelkam Polres Serang ini.
Usai dinasehati untuk tidak berpacaran, HE dan IN kemudian menghilang. Keduanya, diduga sepakat untuk kabur dari rumah. “Setelah dinasehatin, keduanya ini kabur dari rumah,” ungkap Tatang.
Kedua orang tua IN dan HE sempat menunggu anaknya pulang. Namun hingga Sabtu (11/4/2026) keduanya hilang kontak. Ponsel keduanya sudah dalam kondisi tidak aktif. “Ponselnya sudah gak aktif,” ujar Tatang.
Karena khawatir dengan kondisi IN dan HE, kedua orang remaja tersebut mendatangi Polsek Cikande untuk meminta bantuan mencari keberadaan keduanya. Hingga saat ini, petugas Polsek Cikande belum mendapat informasi keberadaan HE dan IN.
“Kita sudah minta bantu Polres buat cari keduanya, tapi sampai sekarang belum ditemukan. Kami sudah lakukan pencarian ke sejumlah tempat tapi belum membuahkan hasil,” ungkap Tatang.
Tatang mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan IN dan HE untuk segera melapor.
“Kami memohon bantuan masyarakat. Jika ada yang melihat atau memiliki informasi sekecil apa pun terkait keberadaan mereka, mohon segera hubungi Polsek Cikande atau melalui layanan Call Center 110. Kami berharap keduanya dapat segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat,” tuturnya.
Editor: Abdul Rozak











