LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Neng Siti Julaiha resmi menjadi Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Banten setelah menerima Surat Keputusan (SK) dari Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono, pada Senin 13 April 2026.
Usai menerima amanah tersebut, Neng Siti Julaiha langsung menegaskan agar semua elemen partai bersatu.
Selain itu, sejumlah langkah strategis yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Ia menyebut, konsolidasi internal menjadi prioritas utama untuk memastikan kesiapan partai hingga ke tingkat paling bawah.
“Langkah awal, kami akan segera melakukan konsolidasi untuk melaksanakan program-program terdekat, salah satunya musyawarah cabang (muscab),” ujar Neng Siti Julaiha, kepada RADARBANTEN.CO.ID, pada Senin 13 April 2026.
Lebih lanjut, NJ mengajak seluruh elemen partai, mulai dari pengurus wilayah hingga akar rumput (grassroot), untuk kembali bersatu dan memperkuat semangat perjuangan.
Ia menilai momentum kepemimpinan baru ini harus dimanfaatkan secara maksimal guna menghidupkan kembali kejayaan PPP di Banten.
“Semua elemen partai harus solid, bangkit, dan memiliki semangat yang sama dalam menyongsong persiapan menuju pemilu 2029,” tegasnya.
Politisi asal Lebak tersebut menegaskan komitmennya membentuk struktur yang inklusif dan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pemilu. Salah satu fokus utama adalah memenuhi kuota minimal 30 persen keterwakilan perempuan.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya melibatkan generasi muda dalam struktur partai sebagai langkah strategis dalam merespons dinamika demografi yang terus berkembang.
“Komposisi kepengurusan akan memperhatikan kebutuhan UU Pemilu, yaitu 30 persen keterwakilan perempuan, serta melibatkan anak-anak muda dalam rangka merespons dinamika demografi,” jelasnya.
Editor: Abdul Rozak











