KOTATANGSEL,RADARBANTEN.CO.IDPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menyiapkan SDN Babakan 1 sebagai sekolah percontohan atau role model pendidikan inklusif.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, sekolah tersebut diharapkan menjadi contoh dari sisi fasilitas, sumber daya manusia hingga sistem pembelajaran yang ramah bagi anak berkebutuhan khusus.
“Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK),” ujar Pilar, Selasa 23 Juni 2026.
Pilar mengatakan, Pemkot Tangsel terus mendorong sekolah-sekolah agar siap menerima dan memberikan layanan pendidikan yang sesuai bagi ABK.
Pilar menjelaskan, dalam satu hingga dua tahun ke depan pemerintah daerah akan menyiapkan sejumlah sekolah percontohan yang dapat menjadi acuan bagi sekolah lain dalam menerapkan pendidikan inklusif.
Selain menyiapkan sekolah percontohan, Pemkot Tangsel juga terus meningkatkan kompetensi guru melalui pendidikan dan pelatihan khusus terkait penanganan ABK.
Pilar menilai keberadaan guru pendamping khusus menjadi salah satu kunci keberhasilan pendidikan inklusif. Karena itu, pemerintah menargetkan setiap sekolah memiliki minimal satu guru pendamping yang memiliki kompetensi mendampingi anak berkebutuhan khusus.
Saat ini, beberapa sekolah di Tangsel juga telah dilengkapi fasilitas pendukung seperti toilet khusus ABK dan ruang belajar yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik.
“Pengembangan sekolah inklusif sejalan dengan visi Tangsel sebagai kota yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan,” jelasnya.
Menurutnya, seluruh anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan pendidikan, termasuk anak berkebutuhan khusus.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi











