PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang Tb Agus Khatibul Umam bersama Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang Wawan Setiawan meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Kampung Koranji, Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis, 2 Juli 2026.
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto, sekaligus memastikan pembangunan sekolah dapat mulai beroperasi pada awal Agustus 2026.
Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang Tb Agus Khatibul Umam mengatakan, pihaknya ingin memastikan sejauh mana progres pembangunan Sekolah Rakyat.
“Untuk memantau sudah sejauh mana progres pembangunan Sekolah Rakyat. Mudah-mudahan pada bulan Agustus mendatang sudah resmi beroperasi dan memulai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tahun ajaran baru,” katanya.
Berdasarkan informasi yang diterima, Sekolah Rakyat akan mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar pada Agustus 2026 dengan kapasitas sebanyak 500 siswa.
“Sebanyak 270 orang merupakan kuota untuk warga tidak mampu dari Pandeglang. Maka dari itu kita ingin melihat kesiapan bangunan untuk pelaksanaan KBM dapat berjalan tepat waktu,” katanya.
Menurut Agus, Sekolah Rakyat merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.
“Kami ingin memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Kampung Koranji, Kecamatan Cadasari, Pandeglang ini berjalan lancar. Sekolah Rakyat ini merupakan program dari bapak Presiden Prabowo Subianto, untuk menjamin akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin atau miskin ekstrem guna memutus rantai kemiskinan,” katanya.
Ia menjelaskan, program Sekolah Rakyat menghadirkan sistem pendidikan berasrama secara gratis yang dilengkapi berbagai fasilitas, seperti seragam sekolah dan makanan bergizi.
“Kehadiran Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis Pemerintah Pusat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini di Kabupaten Pandeglang. Dengan harapan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih merata kepada masyarakat,” katanya.
Agus menilai bangunan Sekolah Rakyat yang tengah dibangun memiliki fasilitas yang representatif.
“Bangunan Sekolah Rakyat ini cukup megah. Kalau melihat bangunan sarana pendidikan di Kabupaten Pandeglang ini mungkin yang paling megah,” katanya.
Ia berharap keberadaan Sekolah Rakyat mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat kurang mampu.
“Sekolah Rakyat merupakan sekolah yang sangat luar biasa dari bapak Presiden. Karena keperuntukannya untuk warga yang betul-betul tidak mampu agar mendapat akses pendidikan secara gratis,” katanya.











