SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 739 mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Banten yang digelar di Kampus Poltekkes Kemenkes Banten, Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Selasa, 7 Juli 2026.
PKKMB menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus, sistem pendidikan vokasi kesehatan, serta membangun karakter sebagai calon tenaga kesehatan yang profesional.
Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Poltekkes Kemenkes Banten, Asmawati mengatakan, peserta PKKMB tahun ini berjumlah 739 mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Provinsi Banten maupun luar daerah. “Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan sistem pendidikan vokasi kesehatan, budaya akademik, tata kelola institusi, organisasi kemahasiswaan, hingga berbagai layanan akademik dan nonakademik yang tersedia di kampus,” katanya.
Selain itu, PKKMB juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan silaturahmi antar mahasiswa baru dengan seluruh civitas akademika Poltekkes Kemenkes Banten. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan perkuliahan, memahami hak dan kewajiban sebagai mahasiswa, serta memiliki karakter yang berintegritas, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Poltekkes Kemenkes Banten, dr Dahrizal mengingatkan mahasiswa baru agar fokus menyelesaikan pendidikan hingga lulus dan tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan selama kuliah. Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan pendidikan ditentukan oleh komitmen, konsistensi, dan semangat juang yang kuat.
“Mahasiswa baru harus fokus menyelesaikan studinya. Tantangan memang tidak mudah, sehingga harus ditanamkan semangat pantang menyerah, membangun komitmen, dan konsisten. Tidak perlu selalu melihat kampus lain, karena di sini juga memiliki banyak keunggulan,” ujarnya.
Ia berharap seluruh mahasiswa baru dapat memanfaatkan masa perkuliahan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri menjadi tenaga kesehatan yang berkualitas.
Editor : Rostinah









