SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebuah video berdurasi sekitar 1 menit 26 detik yang memperlihatkan seorang perempuan asal Kota Serang menangis sambil meminta pertolongan kepada Gubernur Banten viral di media sosial.
Perempuan tersebut diketahui bernama Atilah, warga Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Dalam video yang beredar, Atilah mengaku mengalami perlakuan tidak manusiawi selama bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di Riyadh, Arab Saudi.
Dengan suara terbata-bata dan sesekali menangis, Atilah mengaku ditahan oleh majikannya sehingga tidak bisa pulang ke Indonesia meski masa kerjanya telah berlangsung selama dua tahun tujuh bulan.
“Saya Atilah, saya bekerja di luar negeri di negara Riyadh. Saya ditahan majikan, disekap, gaji saya ditahan, enggak diboleh pulang. Tolong saya Pak Gubernur, bantu saya. Saya punya anak kecil, mereka enggak mau memulangkan saya. Saya sudah dua tahun tujuh bulan, Pak, bantu saya untuk pulangkan saya,” ucap Atilah dalam video yang beredar.
Tak hanya itu, Atilah juga mengaku kondisi kesehatannya terus menurun. Ia menyebut penyakit kelenjar yang dideritanya kembali kambuh, namun tidak mendapatkan penanganan maupun izin pulang dari sang majikan.
“Saya lagi sakit, Pak. Kelenjar saya kambuh, enggak ada yang bantu, majikan enggak mau memulangkan saya. Bantu saya, saya mohon Pak, bantu saya, mereka jahat,” katanya sambil menangis.
Video tersebut memicu simpati warganet. Banyak yang meminta pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi Banten dan instansi terkait, segera mengambil langkah untuk memastikan kondisi Atilah sekaligus mengupayakan proses pemulangannya ke Indonesia.
Editor Daru











