Home Tangerang

BPS Kerahkan 2.500 Petugas Sensus Ekonomi di Kabupaten Tangerang

Mulyadi by Mulyadi
Kamis, 6 Agustus 2026 06:53
in Tangerang
0
BPS Kerahkan 2.500 Petugas Sensus Ekonomi di Kabupaten Tangerang

Ilustrasi petugas Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Tangerang. BPS mengerahkan sekitar 2.500 petugas lapangan untuk mendata seluruh populasi usaha dan rumah tangga. (Foto: Radar Malang)

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tangerang mengerahkan sekitar 2.500 petugas lapangan untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Meski pendataan terus berjalan, BPS mengakui masih menghadapi penolakan dari sebagian warga.

Statistisi Ahli Muda BPS Kabupaten Tangerang, Masayu Norma Yunita Sari, mengatakan Sensus Ekonomi 2026 bertujuan menyediakan data makro yang akurat untuk memetakan struktur perekonomian di Kabupaten Tangerang.

“Data yang dihasilkan merupakan data agregat, bukan data per individu usaha,” ujar Masayu, Rabu, 5 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, hasil sensus nantinya akan memuat informasi mengenai jumlah usaha, klasifikasi skala usaha, serta sektor ekonomi yang mendominasi di Kabupaten Tangerang. Seluruh data responden dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Untuk menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Tangerang, BPS melibatkan sekitar 2.500 petugas lapangan yang mayoritas merupakan mitra lokal.

“Berbeda dengan survei berbasis sampel, Sensus Ekonomi 2026 menggunakan metode cacah total sehingga seluruh populasi menjadi sasaran pendataan,” jelasnya.

Masayu menambahkan, pendataan tidak hanya menyasar pelaku usaha, tetapi juga rumah tangga yang tidak memiliki usaha. Data yang dihimpun meliputi tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, hingga kondisi fisik bangunan tempat tinggal.

Menurutnya, informasi sosial tersebut akan diintegrasikan dengan data ekonomi guna menghasilkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat Kabupaten Tangerang.

Meski demikian, pelaksanaan sensus di lapangan masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah penolakan dari sebagian warga yang dipengaruhi kurangnya pemahaman mengenai tujuan sensus serta rendahnya tingkat kepercayaan terhadap instansi pemerintah.

“Penolakan di lapangan memang masih cukup banyak. Kami sangat mengapresiasi kerja keras seluruh petugas yang tetap menjalankan tugas dengan baik,” katanya.

Untuk mengatasi kendala tersebut, BPS menerapkan mekanisme pendekatan secara bertahap. Apabila petugas lapangan mendapat penolakan, pengawas akan turun memberikan penjelasan kepada warga.

Jika penolakan masih berlanjut, pegawai organik BPS akan diterjunkan untuk memberikan penjelasan secara langsung mengenai tujuan dan manfaat sensus.

Masayu menegaskan, karena Sensus Ekonomi 2026 menggunakan metode cacah total, BPS tidak dapat mengganti responden dengan warga lain.

“Apabila setelah berbagai upaya pendekatan warga tetap menolak, kami akan meminta yang bersangkutan menandatangani surat pernyataan tidak bersedia mengikuti sensus,” tegasnya.

Editor : Aas Arbi

Tags: BPS Kabupaten TangerangSensus EkonomiSensus Ekonomi 2026
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Final Piala Presiden 2026: Igor Tolic Buru Gelar Perdana Bersama Persib Bandung

Next Post

159 Jembatan Gantung di Lebak Rusak, DPUPR Minta Dukungan Perbaikan

Next Post
159 Jembatan Gantung di Lebak Rusak, DPUPR Minta Dukungan Perbaikan

159 Jembatan Gantung di Lebak Rusak, DPUPR Minta Dukungan Perbaikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Momentum Gerakan Kurangi Plastik

Kantor Berdiri, Suara Jangan Sunyi

by Mashudi
Kamis, 6 Agustus 2026 07:23
0

Saya masih ingat, tahun 2017 lalu wacana pembangunan kantor DPD RI di setiap provinsi ter­dengar begitu kuat. Rasanya tinggal me­nunggu...

Cegah Defisit, Pemkab Pandeglang Pangkas Belanja Seremoni dan Perjalanan Dinas

Cegah Defisit, Pemkab Pandeglang Pangkas Belanja Seremoni dan Perjalanan Dinas

by Purnama Irawan
Kamis, 6 Agustus 2026 07:18
0

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mulai melakukan pengetatan belanja daerah dengan menunda hingga mencoret anggaran kegiatan yang bersifat...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.