LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Musim durian Baduy 2026 mulai memasuki masa panen raya di kawasan adat Baduy, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.
Melimpahnya buah durian membuat warga sibuk memanen dan mengangkut hasil kebun dari kawasan perbukitan menuju permukiman. Buah-buah tersebut kemudian dijual kepada pengunjung maupun pedagang dari luar daerah.
Pemandangan warga memikul durian menjadi salah satu aktivitas yang terlihat saat musim panen berlangsung. Buah yang telah dipanen dibawa secara manual melalui jalur perkampungan dengan medan yang cukup menantang sebelum sampai ke lokasi penjualan.
Aktivitas mengangkut durian tersebut menjadi bagian dari mata rantai ekonomi masyarakat Baduy yang melibatkan petani, pemetik, pengangkut, pengepul, hingga pedagang.
Tahun ini, musim durian di kawasan Baduy disebut lebih melimpah dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Puncak musim mulai terasa sejak awal Agustus dan diperkirakan masih berlangsung hingga September 2026.
Salah seorang pedagang, Jamal, mengatakan melimpahnya pasokan durian membuat aktivitas jual beli meningkat. Harga buah durian berkisar Rp20 ribu hingga Rp150 ribu, tergantung ukuran dan kualitas.
Musim durian juga memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat sekitar. Selain menjadi sumber pendapatan bagi petani, melimpahnya durian turut menarik wisatawan untuk datang ke kawasan Baduy dan berburu buah lokal.
Reporter: Nurandi












