MENES – Jalan Raya Menes-Labuan yang berada di Kampung Karangmulya, Desa Tegalwangi, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, rusak parah. Selain dipenuhi lubang dengan diameter 50 sentimeter dan kedalaman 30 sentimeter, jalan nasional ini juga banyak yang tinggal tanah.
Elom Romhayati, warga Karangmulya, Desa Menes, Kecamatan Menes, mengatakan, kerusakan ruas jalan sudah terjadi sejak delapan bulan terakhir dan belum diperbaiki oleh pemerintah. “Kalau rusaknya sudah hampir satu tahun. Warung saya jualan juga terpaksa tutup, karena kalau dipaksakan untuk buka, takut batu kecil itu kena warung, soalnya sudah tiga kali kaca warung saya pecah kena batu kerikil,” kata Elom, kemarin.
Pemilik warung jajanan ini menerangkan, beberapa waktu lalu sempat terjadi kecelakaan. Sebuah sepeda motor masuk lubang ketika melintas di jalan tersebut. “Ada sekitar dua minggu lalu. Untung tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” katanya.
Dede Irawan, warga Menes lain berharap agar pemerintah segera melakukan perbaikan ruas jalan. Selain untuk memberikan kenyamanan kepada para pengguna jalan, juga untuk mencegah terjadi kecelakaan. “Mudah-mudahan pemerintah segera memperbaikinya. Soalnya kalau kerusakannya terus dibiarkan, bisa semakin parah dan mengganggu aktivitas warga,” katanya.
Terpisah, anggota Komisi III DPRD Pandeglang Anton Haerul Samsi mengaku akan segera menyampaikan persoalan tersebut kepada pihak terkait supaya bisa segera dilakukan perbaikan. “Akan kami (DPRD-red) sampaikan keluhan dari warga itu, mudah-mudahan pihak terkait bisa segera meresponsnya, dan segera melakukan perbaikan,” katanya.
Menurut Anton, jalan merupakan sarana penting untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, dia berharap, agar semua jalan di wilayah Kabupaten Pandeglang segera diperbaiki. “Kalau jalannya bagus, perekonomian juga akan bagus, begitu juga sebaliknya,” katanya. (Adib F/Radar Banten)









