PANDEGLANG – Kue yang terbuat dari adonan singkong berbentuk menyerupai balok ini merupakan jajanan asli Pandeglang yang sering diburu oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.
Rasa yang gurih bercampur dengan sedikit rasa manis, karena campuran serundeng kelapa dan gula merah yang ditambahkan bawang goreng tersebut semakin menambah nikmat untuk disantap bersama bandrek yang juga dijual di Toko Kue Balok Babakan Hj Djamsinah yang berlokasi di Jl Raya Labuan Km 06, Babakan, Cikedal, Pandeglang.
“Biasanya yang beli orang-orang luar Pandeglang, dari Jakarta, Bandung, juga ada yang dari luar negeri,” kata Hj Djamsinah saat diwawancarai di tokonya, Minggu (2/4).
Selain harganya yang murah, hanya dihargai Rp5 ribu per bungkus, pembuatan yang masih dilakukan secara tradisional juga merupakan salah satu pilihan yang masih terus dipertahankan.
“Kita masih buatnya pakai lumpang, ditumbuk manual sampai halus,” ujarnya.
Setiap harinya, toko yang buka mulai dari pukul 08.00 – 20.00 WIB mampu menghabiskan dua kwintal singkong. “Biasanya ramainya Sabtu, Minggu dan liburan,” katanya.
Proses pembuatannya pun sangat sederhana, yakni singkong pilihan yang dikupas lalu dikukus selama 45 menit dan selanjutnya ditumbuk dengan lumpang yang terbuat dari kayu dan disantap hangat-hangat. (Wirda Garizahaque/risawirda@gmail.com)








