SERANG – Ketua Kenadziran Kesultanan Banten Abas Wasse meminta agar Pemprov Banten dan Pemkot Serang memperhatikan situs bersejarah di kawasan Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
“Kalau dari sisi kebijakan, ya kami sangat berharap kepada pemerintah untuk lebih banyak memperhatikan lagi kepada situs yang sudah menjadi ikon dan kebanggan masyarakat Banten,” katanya, Selasa (2/5), di sela-sela bakti sosial Korem 064 Maulana Yusuf dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Banten.
Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini hanya biaya perawatan karena Masjid Agung Banten yang telah berdiri sejak kesultanan Banten kondisinya sudah kurang menarik.
“Kalau kami pastinya keterbatasan mengenai anggaran. Ya karena ini memerlukan jumlah (dana) yang sangat besar yakni miliaran. Saat ini boleh dibilang untuk setiap minggunya pasti ratusan peziarah dari luar kota bahkan luar negeri datang ke masjid di Banten Lama. Kalau kita, masyarakat dan pemerintah sebagai pemilik tidak merawat, pastinya para peziarah juga akan enggan dan menurun. Itu pastinya akan terdampak panjang,” ungkap Abas.
Pada kesempatan itu, ia mengapresiasi hadirnya anggota TNI dan Korem 064 Maulana Yusuf dan staf Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Banten untuk membantu membersihkan situs bersejarah tersebut.
“Kami sangat senang, karena memang tempat ini bukan hanya sebagai tanggung jawab kita saja , namun semua elemen dan komponen masyarakat Banten,” ungkapnya. (Wirda Gariza Haque/risawirda@gmail.com)








