slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Menelusuri Jejak Laksamana Cheng Ho: Pemerintah Beri Gaji Pengurus Masjid

Redaksi by Redaksi
06-06-2017 11:03:44
in Berita Utama, Featured, Sosial Budaya
Menelusuri Jejak Laksamana Cheng Ho: Pemerintah Beri Gaji Pengurus Masjid

INDAH: Gerbang Taman Cheng Ho di Kota Kunyang Provinsi Yunnan. FOTO: BOY SLAMET/ JAWA POS/JPG

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

MESKI dikenal sebagai negara komunis, Tiongkok tetap memberikan perhatian terhadap tempat ibadah. Pengurus masjid digaji. Manajemen diatur rapi. Begitu juga bangunan yang lengkap layaknya kantor instansi resmi.

Masjid di Tiongkok biasanya berupa kompleks. Bukan bangunan tunggal. Di kompleks Masjid Jingjue, Kota Nanjing, ada tujuh bangunan. Satu bangunan bertingkat untuk kantor manajemen, satu bangunan untuk kantor ahong (imam masjid), satu bangunan hall, satu bangunan tempat wudu dan toilet, satu bangunan seperti gazebo, dan satu bangunan inti berupa masjid. Satu lagi, museum tempat memamerkan sejumlah memorabilia terkait Cheng Ho.

Baca Juga :

Menelusuri Jejak Laksamana Cheng Ho: Taman Nasional Cheng Ho Paling Lengkap

Menelusuri Jejak Laksamana Cheng Ho: Dari Taicang Penjelajahan Dunia Dimulai

Menelusuri Jejak Laksamana Cheng Ho: Makam Berisi Jubah dan Topi Kebesaran

Menelusuri Jejak Laksamana Cheng Ho: Kunjungan Balasan, Raja Brunei Meninggal

Seni arsitektur Tiongkok memang seperti itu. Masjid tidak hanya berupa lahan yang ditempati satu bangunan tunggal. Namun, ada sebuah ruang kosong di antara sejumlah bangunan yang ada dalam kompleks. Biasanya dijadikan taman.

Penataannya sangat rapi, khas Tiongkok. Ada pohon-pohon yang membuat teduh. Meski dari luar cuaca sedang panas, begitu masuk kompleks, suasana asri tersaji. Itu seni arsitektur yang berkembang sejak zaman kekaisaran dulu.

Masjid Jingjue pernah terbakar saat Cheng Ho melakukan ekspedisi keenam. Begitu pulang, dia memelopori untuk melakukan renovasi pada 1430. Dia memang menganggap masjid itu istimewa. Bukan saja karena dia muslim. Namun, masjid tersebut merupakan masjid pertama di ibukota kekaisaran Dinasti Ming itu.

Istimewanya lagi, masjid tersebut dibangun Zhu Yuanzhang, kaisar pertama Dinasti Ming, sebagai hadiah untuk para jenderal dan prajuritnya yang beragama Islam. Memang banyak prajurit Dinasti Ming yang muslim.

Sejak dibangun pada 1368, sudah tiga kali dilakukan renovasi besar-besaran. Renovasi dilakukan bila rusak parah, misalnya karena terbakar. “Saat Jepang menyerbu, masjid ini juga sempat terbakar dan banyak bagiannya yang hangus, tapi kembali direnovasi,” kata Zheng Zhi Hai, keturunan ke-19 keluarga Cheng Ho.

Menurut Zheng, tiap renovasi, pengurus selalu berusaha membuatnya mendekati seperti bentuk asli. “Mulai bahan hingga bentuknya. Baru jika tidak ada lagi bahannya, dicarikan pengganti yang paling mirip,” tambahnya. Meski tiga kali direnovasi, penampakan masjid itu tidak berbeda jauh dari bentuk asli ketika baru dibangun dulu.

Karena pemerintah ikut membantu pembiayaan, jam operasional masjid juga ditentukan secara rapi seperti jam kantor. Buka ketika akan salat Subuh, kemudian tutup setelah salat Isa. Khusus untuk bulan Ramadan, waktunya diperpanjang hingga salat Tarawih.

Betul-betul rapi seperti instansi pemerintah. Itu bisa dimaklumi. Sebab, selain digaji pemerintah, pengurus masjid termasuk ahong (imam) adalah pegawai pemerintah (PNS).

Oleh karena itu, bila ada yang ingin iktikaf, terpaksa tidak bisa dilakukan di masjid. Menurut Feng Bao Qian, pemimpin ahong Masjid Jingjue, karena sudah menjadi peraturan pemerintah, pihaknya ikut saja. “Aturannya seperti itu. Sebagai warga negara yang baik, tentu kami harus patuh,” tuturnya.

Feng memahami keutamaan iktikaf di masjid. Tapi, situasi membuat umat Islam di Nanjing juga harus memahami. “Yang penting, ibadah wajib bisa dilaksanakan daripada tidak sama sekali,” sambungnya.

Yang juga membuat suasana masjid menjadi ramai biasanya saat salat Id. Baik Idul Fitri maupun Idul Adha. Juga pengajian bulanan yang diselenggarakan remaja masjid.

Pada Ramadan seperti ini, suasana masjid juga lebih ramai daripada biasanya. Meskipun tidak bisa dibandingkan dengan suasana di Indonesia. Jamaah bisa mencapai sekitar seratus orang.

Untuk ibadah rutin, paling ramai saat salat Jumat. Jamaahnya bisa mencapai 200 orang. Sebab, bukan hanya muslim Nanjing yang ikut Jumatan. Mereka warga luar yang kebetulan sedang berada di Nanjing juga ikut serta.

Selain ibadah rutin, takmir sering menyelenggarakan kegiatan pembinaan keagamaan untuk anak-anak. Mirip pesantren kilat di Indonesia. Namun, peserta tidak menginap. Biasanya dilakukan saat liburan musim panas. “Kegiatannya, ya pengenalan dasar-dasar agama Islam,” kata Feng.

Pisahkan Agama dengan Politik

KEBIJAKAN mengatur perilaku pemeluk agama sudah terjadi di Tiongkok sejak lama. Termasuk pada Dinasti Ming. Meski menyuruh ulama Arab berkeliling berdakwah serta menjamin dan melindungi ulama dan masjid, Kaisar Zhu Yuanzhang juga membatasi pengaruh agama dalam politik.

Setidaknya itu terlihat dari kebijakannya terhadap Suku Hui. Sekadar diketahui, sekarang Suku Hui adalah salah satu suku di Tiongkok yang penduduknya mayoritas memeluk Islam. Cheng Ho juga berasal dari Suku Hui.

Saat berkuasa, Dinasti Ming banyak memberikan jabatan kepada orang-orang Suku Hui. “Sebab, saat itu pejabat muslim dikenal jujur dan kompeten,” kata Zheng Zhi Hai. Karena itu, meski bukan suku yang dominan, persebaran Suku Hui jauh lebih merata ketimbang Suku Han, suku terbesar di Tiongkok.

Kaisar Zhu juga membuat kebijakan, Suku Hui dilarang memakai pakaian, bahasa, dan nama asli mereka. Selain itu, muncul hukum perkawinan: Suku Hui dilarang menikah dengan sesama Suku Hui. Harus ada perkawinan antarsuku. Namun, Suku Han tetap boleh menikah dengan sesama Suku Han. Akibatnya, banyak Suku Hui yang mengganti nama ke nama Suku Han. Termasuk identitasnya.

Selain itu, Kaisar Zhu menghapus sistem qadi atau hakim Islam. Sebelumnya Dinasti Yuan memperkenalkan adanya qadi. Seorang hakim yang mengadili masalah-masalah berdasar syariat Islam. Tentu saja untuk pemeluk Islam.

Kaisar Zhu beralasan bahwa hal itu dilakukan agar tidak ada kerancuan sistem hukum. Untuk itu, semua masalah yang terkait pidana dan sipil disidang dan diputuskan pengadilan pemerintah. Bukan oleh qadi.

Akan tetapi, pada intinya kebijakan Kaisar Zhu tersebut bertujuan meredam potensi munculnya kekuatan politik yang bisa merongrong kekaisarannya. Sebab, waktu itu banyak muslim yang menduduki jabatan penting di pemerintahan. Selain itu, persebarannya merata. “Intinya, menjauhkan politisasi agama,” ucap Zheng.

Menurut Zheng, pemikiran Kaisar Zhu memang bisa dipahami. Di satu sisi menjamin kebebasan beragama dan menjalankan ibadahnya. Di sisi lain, dia tidak mau Islam dijadikan tunggangan politik untuk berebut kekuasaan. “Dari situ muncullah sejumlah aturan yang membatasi tersebut,” tambahnya. (JPG/RBG)

Tags: Cheng Ho
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pengobatan Gratis Berbasis KTP Tunggu Pergub

Next Post

Buka Siang Hari, Lima Rumah Makan di Cilegon Terjaring Razia

Related Posts

Menelusuri Jejak Laksamana Cheng Ho: Taman Nasional Cheng Ho Paling Lengkap
Berita Utama

Menelusuri Jejak Laksamana Cheng Ho: Taman Nasional Cheng Ho Paling Lengkap

by Redaksi
Selasa, 13 Juni 2017 09:27

DARI semua taman nasional Cheng Ho di Tiongkok, yang berada di Suzhou memang bukan yang terbesar. Luasnya hanya 3.300 meter...

Read moreDetails

Menelusuri Jejak Laksamana Cheng Ho: Dari Taicang Penjelajahan Dunia Dimulai

Menelusuri Jejak Laksamana Cheng Ho: Makam Berisi Jubah dan Topi Kebesaran

Menelusuri Jejak Laksamana Cheng Ho: Kunjungan Balasan, Raja Brunei Meninggal

Menelusuri Jejak Laksamana Cheng Ho: Tembok Tebal Bikin Penduduk Tenang

Menelusuri Perjalanan Cheng Ho (6): Keluarga Tercerai-berai Saat Pergantian Dinasti

Menelusuri Perjalanan Cheng Ho (5): Yangtze, Sungai Terpenting Selama 2.000 Tahun

Menelusuri Perjalanan Cheng Ho (4): Kapal Raksasa Itu Dibuat di Sungai

Menelusuri Perjalanan Cheng Ho (3): Menggelandang Bersama Majikan

Menelusuri Perjalanan Cheng Ho (2): Nasib Berubah setelah Ditangkap Musuh

Next Post
Buka Siang Hari, Lima Rumah Makan di Cilegon Terjaring Razia

Buka Siang Hari, Lima Rumah Makan di Cilegon Terjaring Razia

Gandeng Bank Banten dan Baznas, Gubernur Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Pandeglang

Gandeng Bank Banten dan Baznas, Gubernur Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Pandeglang

Besok Bank Banten Gelar RUPS

Bank Banten Akan Buka 70 ATM di Seluruh Banten

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Kerja Sama IWAPI dengan Tiga Kementerian Support Kemajuan Pengusaha Perempuan

Kerja Sama IWAPI dengan Tiga Kementerian Support Kemajuan Pengusaha Perempuan

Senin, 8 Juni 2026 21:11
Wali Kota Cilegon Robinsar.

Wali Kota Cilegon Nilai 70 Persen Trotoar di Jalan Protokol Sudah Tidak Layak

Senin, 8 Juni 2026 18:03
Wali Kota Serang Budi Rustandi, dan Zeka Bachdi saat foto bersama dengan para atlet.

Pemkot Serang Siapkan Bonus Bagi Atlet Popda dan Peperda 2026 yang Bawa Medali

Senin, 8 Juni 2026 17:52
Dua orang jemaah haji yang mengalami luka ringan pada saat menjalani perawatan di RSUD Kota Tangerang.

Bus Rombongan Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Terlibat Kecelakaan Saat Menuju Asrama Haji

Senin, 8 Juni 2026 17:32
Staf Kecamatan Mauk saat melakukan apel Senin, Senin 8 Juni 2026.

Camat Mauk Minta Maaf Soal Video Pegawainya Viral Bermain PlayStation Saat Jam Kerja

Senin, 8 Juni 2026 16:49
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah saat rapat dengan FSPP Lebak di ruang kerja Wakil Bupati Lebak.

Amir Hamzah Pimpin Rapat Program Santri Fakyat dengan FSPP

Senin, 8 Juni 2026 16:22
Kerja Sama IWAPI dengan Tiga Kementerian Support Kemajuan Pengusaha Perempuan

Kerja Sama IWAPI dengan Tiga Kementerian Support Kemajuan Pengusaha Perempuan

Senin, 8 Juni 2026 21:11
Wali Kota Cilegon Robinsar.

Wali Kota Cilegon Nilai 70 Persen Trotoar di Jalan Protokol Sudah Tidak Layak

Senin, 8 Juni 2026 18:03
Wali Kota Serang Budi Rustandi, dan Zeka Bachdi saat foto bersama dengan para atlet.

Pemkot Serang Siapkan Bonus Bagi Atlet Popda dan Peperda 2026 yang Bawa Medali

Senin, 8 Juni 2026 17:52
Dua orang jemaah haji yang mengalami luka ringan pada saat menjalani perawatan di RSUD Kota Tangerang.

Bus Rombongan Jemaah Haji Asal Kabupaten Serang Terlibat Kecelakaan Saat Menuju Asrama Haji

Senin, 8 Juni 2026 17:32
Staf Kecamatan Mauk saat melakukan apel Senin, Senin 8 Juni 2026.

Camat Mauk Minta Maaf Soal Video Pegawainya Viral Bermain PlayStation Saat Jam Kerja

Senin, 8 Juni 2026 16:49
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah saat rapat dengan FSPP Lebak di ruang kerja Wakil Bupati Lebak.

Amir Hamzah Pimpin Rapat Program Santri Fakyat dengan FSPP

Senin, 8 Juni 2026 16:22

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kerja Sama IWAPI dengan Tiga Kementerian Support Kemajuan Pengusaha Perempuan

Kerja Sama IWAPI dengan Tiga Kementerian Support Kemajuan Pengusaha Perempuan

by Abdul Rozak
Senin, 8 Juni 2026 21:11

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Pengusaha perempuan di Provinsi Banten bakal bekerjasama dengan tiga Kementerian untuk memaksimalkan usaha kaum hawa di tanah...

Wali Kota Cilegon Robinsar.

Wali Kota Cilegon Nilai 70 Persen Trotoar di Jalan Protokol Sudah Tidak Layak

by Adam Fadillah
Senin, 8 Juni 2026 18:03

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Wali Kota Cilegon Robinsar menilai kondisi trotoar di sepanjang jalan protokol Kota Cilegon saat ini sudah memerlukan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak