CILEGON – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banten Ahmad Sari Alam mengatakan fasilitas dan keberadaan hotel di Provinsi Banten harus dimaksimalkan.
“Dari sebelum jadi Provinsi sampai sekarang, pengamatan saya dalam masalah pariwisata di Banten masih banyak yang harus dimaksimalkan. Seperti kebersihan, sarana infrastruktur dan masalah SDM yang profesional, karena lambat laun potensi pariwisata akan meningkat, begitu juga dengan adanya investor, yang harus di dukung oleh pariwisata yang harus mulai di tata,” katanya saat menggerlar buka puasa bersama dan santunan anak yatim, Sabtu (10/6).
Sari Alam menilai dengan adanya investor yang mulai melirik Banten sebagai daerah strategis, maka sektor pariwisata khusunya perhotelan saat ini harus di mulai lebih diperhatikan dengan penyediaan SDM yang profesional di semua perhotelan di Banten.
“Maka dari itu saya sebagai ketua PHRI Banten sadar akan hal itu, maka dengan adanya Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) ini, kami siap melahirkan SDM yang berkualitas untuk perhotelan di Banten, karena LSP itu adalah suatu keharusan untuk kami mengahdapi MEA,” katanya.
Ia menambahkan, LSP mandiri yang didirikannya tersebut, berdiri tidak melalui subsidi Pemprov Banten. “Tujuan saya agar Banten jangan sampai hanya menjadi penonton tapi harus berbuat. Kami saata ini sudah siapkan 13-15 asesor yang siap,” tambahnya.
Seperti diketahui adanya Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Hospitality Cakrawala Indonesia yang sudah tahapan peresmian tersebut dimaksudkan untuk mengeluarkan sertifikasi bagi SDM di perhotelan maupun siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) perhotelan agar memiliki lisensi tenaga profesi tersendiri.
“Persiapan kami sudah 95 persen, insya allah kami akan resmikan di tahun 2017 ini. Kami berharap bahwa repeat wisatawan akan lebih cepat dan meningkat karena wisatawan lebih dapat menikmati alam di Banten dengan hotel yang bersih, infrastruktur yang baik dan pelayanannya profesional, sehingga semua akan berdampak pada menentaskan kemiskinan dan pengangguran dan ekonomi kerakyatan akan muncul. Ini satu-satunya LSP di Banten, dan seluruh karyawan dann siswa SMK itu wajib harus memiliki sertifikat,” harapnya. (Wirda Garizahaq/risawirda@gmail.com)









