SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pariwisata Provinsi Banten mendorong peningkatan kompetensi dan sertifikasi bagi petugas penyelamat wisata air atau Balawista, guna memperkuat aspek keselamatan di kawasan wisata tirta, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Banten, Linda Rohyati Fatimah, mengatakan sebanyak 50 Balawista mengikuti pelatihan dan uji kompetensi bersertifikat BNSP.
“Tujuannya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memastikan keamanan wisatawan. Kami menargetkan kondisi zero musibah di kawasan wisata air,” ujarnya di Carita, Pandeglang, Rabu 29 Oktober 2025.
Saat ini, Banten telah memiliki 450 Balawista, dengan 150 di antaranya telah tersertifikasi dan akan bertambah setelah kegiatan terbaru ini.
Linda mengingatkan pengelola hotel dan objek wisata air agar mematuhi standar keselamatan.
“Kolam renang atau wahana air wajib memiliki petugas keselamatan. Jika terjadi insiden tanpa petugas, ada konsekuensi hukum,” tegasnya.
Ketua Umum Balawista Nasional, Ade Ervin, menambahkan keberadaan Balawista merupakan kewajiban hukum bagi setiap pengelola wisata tirta.
“Semakin aman destinasi, semakin tinggi tingkat kunjungan wisatawan,” tuturnya.
Repoter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











