CILEGON – Tahun depqn Akademi Keperawatan (Akper) milik Pemerintah Kabupaten Serang akan bergabung dengan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama Akper Pemda Serang Sari Mulyani saat melepas 123 wisudawan tingkatan Diploma III angkatan XVII di Joglo Asri Sari Kuring Kota Cilegon, Selasa (25/7).
Mulyani menjelaskan, sejak tahun 2001, lembaga pendidikan kesehatan tersebut telah berhasil melahirkan 1500 perawat.
“Kami ada kerjasama dengan rumah sakit dan klinik sehingga lulusan dari Akper Pemda bisa langsung bekerja ke tempat tersebut, karena mahasiswa akper pemda sudah kita bekali dengan ilmu keperawatan yang sesuai dibutuhkan diluar,” katanya kepada awak media.
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, penyelenggaraan wisuda merupakan sebuah perubahan status dari mahasiswa menjadi ahli madya keperawatan. Seiring dengan perubahan status tersebut, maka tanggung jawab yang diemban wisudawan adalah sosial khususnya dibidang pelayanan kesehatan. Sehingga implementasi dari ilmu yang diperoleh saat kuliah bisa diterapkan kepada masyarakat agar lebih bermanfaat.
“Keberhasilan saudara ditentukan oleh kemampuan saudara dalam menyesuaikan diri, mencapai target dan menjawab tantangan, tetapi dibalik ini semua ada satu prinsip yang penting untuk digaris bawahi, keberhasilan yang bermakna adalah keberhasilan yang membawa kebaikan bagi orang lain dan masyarakat,” ungkapnya saat sambutan.
Tatu menyadari, bahwa kehidupan modern di era global tingkat kompetensi semakin ketat, sehingga tidak ada ruang dan waktu tanpa kompetensi. oleh karena itu, tingkat kesadaran untuk terus belajar menambah dan memperluas wawasan pengetahuan dan kemampuan serta selalu memperbaiki mutu diri harus melihat dalam diri.
“Saya mengajak kepada seluruh jajaran institusi pendidikan akper pemerintah kab. serang untuk terus meningkatkan kualitas sehingga lulusan mampu berkompetisi dengan tenaga kerja asing lainnya dengan merebut kesempatan kerja baik didalam maupun diluar negeri, serta dapat menjaga nama baik institusi,” imbuhnya. (Anton Sitompul/antonsutompul1504@gmail.com).










