SERANG – Banten House Cafe di Jalan KH Abdul Hasan, Cijawa Masjid No. 7 Kota Serang, didirikan atas inisiatif pengusaha kreatif muda Banten. Dengan sistem patungan, kafe yang baru beberapa bulan diresmikan ini punya menu andalan seperti ayam klenger, ayam penyet, ayam Lombok ijo, ayam pecak dan ayam bakar. Sedangkan minuman unggulannya berupa jus susu murni, susu murni panas, dan milkshake.
Pendirinya enam pengusaha muda yaitu Nur Agis Aulia, Hana Cahyati, Mori Satria, Muhamad Nuh, Muhammad Hafidz, dan Wondo D. Mereka semua wirausahawan muda yang memiliki banyak pengalaman bisnis.
Kafe yang mengusung tema culinary gaya anak muda Banten ini bukan cuma menyuguhkan makanan yang mengenyangkan, juga bisa menimba ilmu tentang wirausaha, dan sosialpreneur. Bagi para pemula yang berminat dan punya tekad menjadi wirausahawan, bisa mengikutinya pada kegiatan inkubasi bisnis setuap hari Sabtu.
Owner Banten House Cafe Nur Agis Aulia mengatakan, proses inkubasi bisnis ini menjadi kegiatan inspiratif bagi pengusaha pemula, bahkan anak muda yang berkeinginan belajar wirausaha.
Ia menuturkan bahwa memunculkan minat wirausaha ini sangat penting. Tujuan sosialnya adalah mengurangi angka pengangguran. “Di Banten ini sebenarnya sudah banyak pelatihan, tapi proses pendampingan dari awal sampai benar-benar menjadi pengusaha sukses itu belum tersedia. Maka dari itu kami membuat kafe yang juga sekaligus tempat proses wirausaha dan menjalin diskusi seputar bisnis,” tuturnyakepada Radar Banten Online , Jumat (4/8).
Pantauan Radar Banten Online di Banten House Cafe, ruang interiornya tampak terbuka dengan gaya bangunan alami berbahan bambu dan papan kayu. Terdapat lukisan Menara Masjid Agung Banten yang menambah kesan akan kearifan lokal. Tempatnya sejuk dan nyaman sebagai tempat tongkrongan anak muda.
“Kami tidak memasang akses wifi, karena konsep kafe kami sebagai ruang diskusi secara langsung dengan relasi yang datang ke Banten House. Apabila akses wifi ini tersedia, pengunjung lebih tertarik berinteraksi dengan ponselnya. Itu yang kami hindari,” jelasnya.
Pemuda lulusan Universitas Gadjah Mada ini berharap anak muda Banten bisa memiliki keinginan untuk menjadi pengusaha. “Kami yang mendampinginya, pengunjung bisa tanya apa saja soal bisnis,” pungkasnya. (F/Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com)









