SERANG – Alam Alfaini (16) warga Kampung Sambilawang, Desa Margasari, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, yang tenggelam terseret ombak di Pantai Salira ditemukan tewas.
Kasubsi Ops Basarnas Banten Hairoe Amir mengungkapkan, korban ditemukan sekitar pukul 10.30 dalam keadaan tidak bernyawa, di jarak 300 meter dari lokasi tenggelamnya korban.
“Tubuh korban dalam keadaan utuh, tidak ada anggota tubuh yang hilang,” papar Hairoe saat dikonfirmasi Radar Banten Online melalui pesan WhatsApp, Kamis (21/12).
Setelah dievakuasi, petugas yang melakukan pencarian langsung membawa jenazah remaja tersebut ke rumah orang tuanya di Pulo Ampel.
Sebelumnya Hairoe menuturkan, berdasarkan informasi yang telah dihimpun, kecelakaan tersebut terjadi kemarin, Rabu (20/12), korban bersama empat temannya berenang sekitar pukul 14.00 di pantai tersebut.
“Korban berenang terlalu tengah, dengan kondisi laut yang sedang tidak bersahabat, korban terbawa ombak,” ujarnya.
Sebelum terseret ombak, korban sempat ditarik tangannya oleh salah satu temannya, akan tetapi karena arusnya terlalu kuat, korban pun terbawa arus.
Operator Pusdalops BPBD Kabupaten Serang Deni Haryadi mengatakan setiap hari, pihaknya selalu ada peringatan dini. Seperti early warning prediksi cuaca dari BMKG.
“Selain itu, SAR atau life guard yang bertugas di sepanjang pantai di wilayah Kabupaten Serang sering memberi peringatan kepada pengunjung, namun kadang-kadang tidak diindahkan oleh pengunjung itu sendiri,” katanya melalui pesan singkat, Kamis (21/12).
Untuk itu, kata Deni, selalu waspada dan berhati-hati. Pengunjung pantai maupun masyarakat harus selalu mematuhi peringatan dini dari BPBD, agar tidak terjadi hal yang kurang diinginkan. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com-Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com)









