slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Produksi Surplus Tapi Harga Beras Mahal, Kemana “Larinya” Padi Banten?

Aas Arbi by Aas Arbi
15-01-2018 19:14:05
in Berita Utama, Ekonomi, Pemerintahan

Kepala Dina Pertanian Banten Agus Tauchid (menggunakan pakaian dinas) saat diwawancarai awak media di depan kantor Gubernur Banten, Senin (15/1)

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Pemerintah Provinsi Banten mengklaim panen padi di Banten selama dua pekan terakhir lebih dari cukup untuk mencukupi untuk kebutuhan beras di Banten selama tiga bulan, namun nyatanya, harga beras di sejumlah pasar di Banten justru melambung tinggi. Lantas, kemana perginya padi di Banten?

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus Tauchid menjelaskan, tingginya harga beras di tengah-tengah tingginya produksi padi di Banten disebabkan karena Banten tidak menguasai barang dan jalur distribusi padi.

Baca Juga :

Pemda di Banten Kembali Efisiensi APBD

Pemkab Tangerang dan DKI Sepakati Pemanfaatan Lahan 95 Hektare di Legok

BKD Banten Mulai Pendataan PPPK Paruh Waktu untuk Perpanjangan Kontrak 2026

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Sebut Provinsi Banten Pelopor Gerakan Sekolah Aman dan Nyaman di Indonesia

Dengan kondisi tersebut Agus pun tidak menampik jika padi yang dihasilkan di Banten mengalir ke daerah lain seperti Karawang, Jawa Barat.

“Ke situ salah satunya,” kata Agus kepada awak media di depan kantor Gubernur Banten Wahidin Halim, Senin (15/1).

Menurut Agus, agar hal tersebut tidak terulang, Pemprov Banten berencana akan membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang akan membeli padi dari masyarakat dan mengelolanya menjadi beras.

“Kalau itu terjadi kita bisa melakukan pembelian terhadap hasil petani. Karena konkritnya, bagaimana mampu mengatasi kekurangan suplay di pasar karena tidak serta merta dari panen bisa menyuplay kebutuhan beras ke pasar, karena ada jeda,” ujarnya.

Selain karena banten tidak menguasai barang dan jalur distribusi padi dan beras, kenaikan harga pun diduga karena tingginya harga jual padi. Harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah, padi perkilogram seharga Rp3.750, namun nyatanya bisa mencapai Rp 5.000.

Jika harga bahan baku tinggi maka harga beras pun otomatis akan mahal.

Terkait produksi padi di Banten, menurutnya, selama satu tahun produksi bisa mencapi 2.420.000 ton, dan yang menjadi beras sekitar 1 juta ton. Produksi itu menurutnya akan percuma jika pemerintah tidak menguasai barang dan jalur distribusi.

Pantauan Radar Banten di Pasar Induk Rau Kota Serang, kenaikan beras berkisar antara Rp2.000 hingga Rp3.000 per kilogram. Tidak hanya beras kelas premium, kenaikan juga terjadi pada beras medium.

Penjual beras di Pasar Induk Rau Kota Serang Maftuhi mengaku tidak tahu alasan kenaikan beras. Sebab, pasokan beras selama ini biasa saja dari bulan-bulan sebelumnya. “Pastinya naik sejak mulud. Waktu itu masih mending, nah habis mulud ini mulai loncat lagi,” katanya ditemui di lokasi, Minggu (14/1).

Ia mengungkapkan, harga beras biasa naik Rp2.000 per kilogram. Dari harga Rp8.000 menjadi Rp10 ribu sedangkan untuk beras yang bagus naik dari harga Rp10 ribu menjadi Rp13.500. “Ada yang lebih murah, orang sini (Serang-red) bilangnya beras kondangan, awalnya Rp6.500 sekarang Rp9.000 per kilo,” katanya.

Selain itu, beras karungan dengan berat 25 kilogram juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Harga beras yang dikemas dengan aneka merek ini mengalami kenaikan hingga Rp50 ribu lebih per karung. Untuk beras dengan kualitas sedang mengalami kenaikan dari harga Rp225 ribu per karung menjadi Rp265 ribu. “Kalau beras premium yang 20 kilogram dari Rp220 ribu menjadi Rp260 ribu,” ungkapnya.

Maftuhi mengaku, kenaikan beras tidak memengaruhi omzet per hari. Namun, banyak pembeli yang komplain karena harga terus naik. “Namanya milik (omzet-red) ya ada saja, cuma penginnya tetap stabil, soalnya harga naik banyak dikeluhkan pembeli. Kadang marah dijual segitu kemarin enggak segitu,” katanya menirukan pelanggan yang protes.

Pria paruh baya ini mengaku, mendapat pasokan beras dari berbagai daerah. Mulai dari beras lokal Banten sampai beras dari luar seperti Cianjur, Indramayu, dan Karawang. “Sehari paling juga laku tiga kuintal. Kalau partai besar mah bisa berton-ton,” ujarnya.

Senada dikatakan Muksin yang juga menjual beras di Pasar Induk Rau. Kata dia, beras naik sejak Desember tahun lalu. “Harganya bikin pusing enggak menentu. Cuma enggak tahu penyebabnya,” katanya.

Muksin mengaku, menjual beras kualitas bagus dengan harga Rp12.500 per kilogram dari harga sebelumnya Rp10.700 per kilogram. Ia sempat menanyakan alasan kenaikan beras kepada distributor. Dari penjelasan distributor bahwa pemicu kenaikan beras karena harga gabah kering mengalami kenaikan. “Kata distributor harganya (gabah kering-red) naik Rp6.000 lebih per kilogram, kadang sampai Rp6.500,” katanya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)

Tags: Harga BerasPemprov Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Cinangka

Next Post

Perbaikan SDN Bantar Panjang Dianggarkan Rp 850 Juta

Related Posts

Pemda di Banten Kembali Efisiensi APBD
Pemerintahan

Pemda di Banten Kembali Efisiensi APBD

by Yusuf Permana
Kamis, 21 Mei 2026 11:10

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sejumlah pemerintah daerah di Banten kembali melakukan efisiensi anggaran dengan mengutak-atik pos dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja...

Read moreDetails

Pemkab Tangerang dan DKI Sepakati Pemanfaatan Lahan 95 Hektare di Legok

BKD Banten Mulai Pendataan PPPK Paruh Waktu untuk Perpanjangan Kontrak 2026

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Sebut Provinsi Banten Pelopor Gerakan Sekolah Aman dan Nyaman di Indonesia

Pemerintah Provinsi hingga Desa di Banten Raih Penghargaan, Bukti Kepedulian terhadap Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Pemprov Banten Raih Paritrana Award 2025

Bankeu Desa Banten Naik Jadi Rp120 Juta, Fokus Infrastruktur dan SDM

Pajak 8.180 Unit Kendaraan Dinas di Banten Tidak Dibayarkan

Dindik Banten Siapkan Pra-SPMB, Pendaftaran Siswa Baru Dimulai 10 Juni

Gubernur Banten Larang ASN nya Titip-Menitip di SPMB SMA/SMK Negeri

Next Post
Siswa SDN Bantar Panjang Belajar di Gubuk, Dua Kali Rusak Diterjang Angin

Perbaikan SDN Bantar Panjang Dianggarkan Rp 850 Juta

Banding Demi Keadilan, Iing: Saya Tidak Akan Akui yang Tidak Saya Lakukan

Mantan Kepala DSDAP Banten Dijebloskan ke Penjara

DPRD Banten Akan Kembali Angkat TKS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Suasana di PLTD Pulo Tunda

Solar Langka, Masyarakat di Pulo Tunda Hanya Nikmati Listrik Enam Jam

Kamis, 21 Mei 2026 19:26
Plt Kepala Perwakilan BKKBN Banten, Yuda Ganda Putra dalam rakorda program bangga kencana di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang (Doc BKKBN Banten)

BKKBN Banten Targetkan Daycare Hadir di Kawasan Industri

Kamis, 21 Mei 2026 19:09
Gubernur Banten Andra Soni dalam acara Penguatan kolaborasi Daycare di Gedung BKKBN RI, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2026).

Pemprov Banten Perkuat Daycare Melalui Program TAMASYA

Kamis, 21 Mei 2026 18:55
Gubernur Banten dalam Rakernas KONI 2026 di Pullman Central Park, Kamis 21 Mei 2026. (Biro Adpim Setda Banten)

Pemprov Banten Siapkan 44 Venue untuk PON XXIII, Tersebar di Delapan Daerah

Kamis, 21 Mei 2026 17:47
Marciano usai membuka Rakernas KONI 2026 di Pullman Central Park, Kamis 21 Mei 2026. (Biro Adpim Setda Banten)

Sah, Banten-Lampung jadi Tuan Rumah PON XXIII Tahun 2032

Kamis, 21 Mei 2026 17:40
Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto memimpin upacara penutupan TMMD ke-128 Kodim 0623/Cilegon di Lapangan Pelabuhan Indah Kiat, Kota Cilegon, Kamis 21 Mei 2026.

TMMD 128 Kodim Cilegon Resmi Ditutup, Danrem 064/MY Tekankan Semangat Kolaborasi Bangun Daerah

Kamis, 21 Mei 2026 17:32
Suasana di PLTD Pulo Tunda

Solar Langka, Masyarakat di Pulo Tunda Hanya Nikmati Listrik Enam Jam

Kamis, 21 Mei 2026 19:26
Plt Kepala Perwakilan BKKBN Banten, Yuda Ganda Putra dalam rakorda program bangga kencana di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang (Doc BKKBN Banten)

BKKBN Banten Targetkan Daycare Hadir di Kawasan Industri

Kamis, 21 Mei 2026 19:09
Gubernur Banten Andra Soni dalam acara Penguatan kolaborasi Daycare di Gedung BKKBN RI, Jakarta Timur, Kamis (21/5/2026).

Pemprov Banten Perkuat Daycare Melalui Program TAMASYA

Kamis, 21 Mei 2026 18:55
Gubernur Banten dalam Rakernas KONI 2026 di Pullman Central Park, Kamis 21 Mei 2026. (Biro Adpim Setda Banten)

Pemprov Banten Siapkan 44 Venue untuk PON XXIII, Tersebar di Delapan Daerah

Kamis, 21 Mei 2026 17:47
Marciano usai membuka Rakernas KONI 2026 di Pullman Central Park, Kamis 21 Mei 2026. (Biro Adpim Setda Banten)

Sah, Banten-Lampung jadi Tuan Rumah PON XXIII Tahun 2032

Kamis, 21 Mei 2026 17:40
Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto memimpin upacara penutupan TMMD ke-128 Kodim 0623/Cilegon di Lapangan Pelabuhan Indah Kiat, Kota Cilegon, Kamis 21 Mei 2026.

TMMD 128 Kodim Cilegon Resmi Ditutup, Danrem 064/MY Tekankan Semangat Kolaborasi Bangun Daerah

Kamis, 21 Mei 2026 17:32

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Suasana di PLTD Pulo Tunda

Solar Langka, Masyarakat di Pulo Tunda Hanya Nikmati Listrik Enam Jam

by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 21 Mei 2026 19:26

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Warga yang tinggal di Pulo Tunda, Desa Wargasara, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang kesulitan untuk mendapatkan kebutuhan dasarnya, yaitu listrik....

Plt Kepala Perwakilan BKKBN Banten, Yuda Ganda Putra dalam rakorda program bangga kencana di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang (Doc BKKBN Banten)

BKKBN Banten Targetkan Daycare Hadir di Kawasan Industri

by Yusuf Permana
Kamis, 21 Mei 2026 19:09

JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menargetkan pengembangan layanan daycare atau penitipan anak di kawasan industri...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak