SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang kembali menggelar Bedol Bendung Pamarayan di Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Sabtu (13/10). Event tahun kedua itu disambut antusias ribuan masyarakat. Mereka bersama-sama mencari ikan serentak di bendungan yang airnya sudah dikeringkan.
Pantauan Radar Banten, warga membawa alat tangkap ikan tradisional. Mereka datang ke lokasi bedol ini dengan berjalan kaki dan mengendarai kendaraan roda dua.
Kegiatan Bedol Bendung Pamarayan dibuka oleh Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa pukul 09.00 WIB ditandai dengan bunyi sirene. Pandji tiba di lokasi didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Serang.
Kata Pandji, kegiatan Bedol Bendung Pamarayan menjadi kalender tahunan Pemkab Serang selain Anyar Krakatau Culture Festival (AKCF). Pandji berjanji, akan mendorong event Bedol Pamarayan menjadi event skala regional. “AKCF kita dorong menjadi event nasional, nah Bedol Pamarayan kita dorong event regional,” jelasnya.
Ketua Organisasi Radio Amatir Indonesia (Orari) Banten ini juga mengatakan, event Bedol Pamarayan menjadi pestanya rakyat Kabupaten Serang. Pengunjung yang datang bukan hanya dari Kabupaten Serang, melainkan juga dari luar daerah seperti Pandeglang, Lebak, sampai Tangerang. Kata Pandji, Bedol Pamarayan dilaksanakan selama dua hari. Pandji mengestimasi, jumlah pengunjung event Bedol Bendung Pamarayan mencapai 30.000 orang. “Akan terjadi perputaran ekonomi di sini (lokasi Bendung Pamarayan-red). Bayangkan, satu pengunjung belanja Rp50 ribu saja, akan ada aktivitas ekonomi puluhan miliar di sini,” ujar Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Serang ini.
Selain Bedol Bandung Pamarayan, panitia juga menampilkan parade seni budaya Kabupaten Serang, pasar rakyat, pameran ekonomi kreatif usaha mikro kecil menengah (UMKM), serta festival band untuk pemuda Serang yang memiliki bakat. Pandji juga mendorong, destinasi wisata di Bendung Pamarayan Lama dapat dikembangkan. Pandji berjanji akan memfasilitasi akses infrastruktur menuju Bendung Pamarayan. “Di kita juga ada cagar budaya Bendung Pamarayan Lama. Kita akan perbaiki akses jalannya dengan betonisasi,” janjinya.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang Tahyudin mengatakan, menambahkan acara pada Bedol Bendung Pamarayan tahun ini mulai dari seni budaya sampai pameran inovasi desa. Dijelaskan Tahyudin, event Bedol Bendung Pamarayan dan AKCF merupakan salah satu upaya Pemkab Serang mempromosikan wisata di Kabupaten Serang. “Kita tinggal sentuh wisatawan mancanegara,” ujarnya.
Camat Pamarayan Supiyanto mengatakan, Bedol Bendung Pamarayan menjadi event yang ditunggu-tunggu masyarakat di wilayahnya. Event disambut antusias masyarakat karena menjadi agenda tahunan dari sebelumnya tidak menentu. Menurut Supiyanto, event pesta rakyat itu akan menumbuhkan ekonomi masyarakat setempat. “Banyak warga berjualan, buka tempat parkir, alhamdulillah sangat terasa manfaatnya,” ucapnya.
Dijelaskan Supiyanto, Bedol Pamarayan menjadi tradisi masyarakat di wilayahnya dari zaman dulu. Biasanya, Bendung dibedol ketika ada perbaikan saluran dan dinding bendungan menjelang musim hujan. “Biasanya dibedol di akhir musim kemarau dan akan menghadapi musim hujan. Karena akan menampung debit air yang banyak, maka perlu dilakukan perbaikan saluran,” terangnya. (Rozak/RBG)









