slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Tanah Retak Hantui Warga Pagedangan

Redaksi by Redaksi
17-10-2018 15:36:27
in Berita Utama, Umum
Tanah Retak Hantui Warga Pagedangan

Warga Desa Kadusirung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang berkumpul di lokasi tanah retak, Senin (15/10) sore. Peristiwa ini membuat satu rumah warga rusak.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PAGEDANGAN – Fenomena tanah retak membuat puluhan warga Kampung Kadusirung RT 04, RW 01, Desa Kadusirung, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang was-was.

Peristiwa yang terjadi sore ini menyebabkan sebagian jalan sekitar desa terbelah. Tepat setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut. Warga pun khawatir retakan ini berpotensi terjadinya bencana longsor.

Baca Juga :

Masuki Musim Hujan, BPBD Cilegon Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Bencana

Desa di Banten Harus Tanguh Hadapi Bencana Alam

Pemprov Banten Diminta Tingkatkan Standar Pelayanan Minimal Kebencanaan

BPBD Imbau Warga Jauhi Benda Besar Ketika Hujan Deras

Selasa (16/10) pagi, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang melalui Unit Pelayanan Teknis Jalan dan Jembatan Wilayah 1 bergerak dengan menerjunkan tim ke sana.

Kepala UPT Wilayah 1 Jalan dan Jembatan DBMSDA Kabupaten Tangerang Dedi Sukardi kepada Radar Banten mengatakan, dari hasil penelusurannya, retakan ini masih terbilang aman. Panjang retakan sekitar 62 meter dengan kedalaman yang bervariasi. ”Masih aman tapi kita tetap waspada. Pasalnya, kedalamannya tidak rata dari titik satu ke titik yang lain. Ada kedalaman sekitar 20 cm,30 cm dan ada yang mencapai 50 cm,” terangnya, kemarin.

Agar retakan ini tak melebar, DBMSDA melakukan upaya pengamanan. Seperti memasukkan pasir batu dan makadam di dalam retakan lalu ditutup oleh aspal hotmix. ”Sudah nyaris tertutup dengan baik, jadi warga tak perlu panik,” jelasnya.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Agus Suryana mengaku telah melayangkan surat kepada Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengenai fenomena ini. Pihaknya pun meminta warga untuk tenang. ”Kami sedang menunggu jawaban dari BMKG untuk memastikan apakah hal tersebut merupakan fenomena alam biasa atau awal terjadinya longsor,” terangnya.

Ketua RT 04 Maryadi mengatakan, hingga saat ini, baru satu rumah yang mengungsi karena kerusakan dapur dan sejumlah lantainya terbelah, ”Baru satu, dan sudah kami laporkan ke pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara para peneliti geologi mengungkapkan, fenomena seperti ini terjadi hampir di seluruh daerah di Indonesia. Dewan Penasehat Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Rovicky Dwi Putrohari mengatakan, sepintas retakan ini terjadi akibat pergerakan tanah awal longsor. ”Saya khawatir kalau retakan ini terjadinya di puncak atau bukit. Sehingga perlu dilihat juga apakah mengancam longsoran bawahnya atau tidak,” katanya.

Ia menyarankan, agar tanah yang retak tersebut untuk segera ditutup tanah. Ini dilakukan supaya tidak ada air yang masuk ke dalam tanah yang retak itu. ”Kalau lokasinya di tempat relatif di atas, mungkin gejala longsor. Tapi saya perlu data yang lainnya,” tandasnya.

Sementara Perekayasa Madya Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Imam Santosa menyatakan, fenomena ini umumnya terjadi setelah hujan lebat. Guna memastikan apakah akan berpotensi longsor, cukup dengan menancapkan di dua sisi dengan menggunakan bambu. ”Jika terjadi pergeseran, cukup ditutup dengan tanah liat untuk menghindari air masuk atau meresap ke dalam retakan,” tandasnya. (Mulyadi-Wahyu-Umam/RBG)

Tags: bencana alam di Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pendaftar Tes Calon ASN Kota Serang 3.535 Orang

Next Post

UIN Banten Dituntut Merespons Zaman

Related Posts

Masuki Musim Hujan, BPBD Cilegon Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Bencana
Cilegon

Masuki Musim Hujan, BPBD Cilegon Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Bencana

by Rajudin
Kamis, 2 November 2023 18:24

Sosialisasi pencegahan dan kesiapan bencana di Aula Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Kamis, 2 November 2023. (Rajudin)

Read moreDetails

Desa di Banten Harus Tanguh Hadapi Bencana Alam

Pemprov Banten Diminta Tingkatkan Standar Pelayanan Minimal Kebencanaan

BPBD Imbau Warga Jauhi Benda Besar Ketika Hujan Deras

Diterjang Gelombang Tinggi, Kapal Nelayan di Wanasalam Karam, 1 Orang Tenggelam

Kenapa Kabupaten Kota di Banten Terendam Banjir, Ini Penjelasan BMKG

Hujan Deras, Ratusan Rumah di Lima Kecamatan di Lebak Terendam Banjir

BMKG Berikan Enam Rekomendasi Hadapi Cuaca Ekstrem hingga 15 Oktober

Pelajar di Pesisir Pantai Bayah Diajari Jurnalisme Bencana

Longsor Terjang Cibeber, Warga Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Next Post
UIN Banten Dituntut Merespons Zaman

UIN Banten Dituntut Merespons Zaman

e-Paper Radar Banten, Rabu 17 Oktober 2018

e-Paper Radar Banten, Rabu 17 Oktober 2018

Dari Kampung Laut Ke Sekolah Dokter

Dari Kampung Laut Ke Sekolah Dokter

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pembukaan Festival Shafara dan Digiwara 2026 di Bintaro Jaya XChange Mall, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 22 Mei 2026.

BI Banten Gelar Shafara Festival dan Digiwara Festival 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 17:39
Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

Sabtu, 23 Mei 2026 17:39
Mendes Yandri Susanto Sebut Pembinaan Qori dan Qoriah di Kabupaten Serang Sejalan dengan Program Kemendes

Mendes Yandri Susanto Sebut Pembinaan Qori dan Qoriah di Kabupaten Serang Sejalan dengan Program Kemendes

Sabtu, 23 Mei 2026 17:21
Pemkab Serang  Targetkan Juara Umum di MTQ Provinsi

Pemkab Serang  Targetkan Juara Umum di MTQ Provinsi

Sabtu, 23 Mei 2026 16:51
Kekerasan Seksual Anak di Pandeglang Jadi Sorotan, PATBM Diminta Jadi Garda Terdepan

Kekerasan Seksual Anak di Pandeglang Jadi Sorotan, PATBM Diminta Jadi Garda Terdepan

Sabtu, 23 Mei 2026 14:49
Sinar Mas Land Gelar Workshop UMKM 2026, Dorong Pelaku Usaha Melek AI

Sinar Mas Land Gelar Workshop UMKM 2026, Dorong Pelaku Usaha Melek AI

Sabtu, 23 Mei 2026 14:10
Pembukaan Festival Shafara dan Digiwara 2026 di Bintaro Jaya XChange Mall, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 22 Mei 2026.

BI Banten Gelar Shafara Festival dan Digiwara Festival 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 17:39
Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

Sabtu, 23 Mei 2026 17:39
Mendes Yandri Susanto Sebut Pembinaan Qori dan Qoriah di Kabupaten Serang Sejalan dengan Program Kemendes

Mendes Yandri Susanto Sebut Pembinaan Qori dan Qoriah di Kabupaten Serang Sejalan dengan Program Kemendes

Sabtu, 23 Mei 2026 17:21
Pemkab Serang  Targetkan Juara Umum di MTQ Provinsi

Pemkab Serang  Targetkan Juara Umum di MTQ Provinsi

Sabtu, 23 Mei 2026 16:51
Kekerasan Seksual Anak di Pandeglang Jadi Sorotan, PATBM Diminta Jadi Garda Terdepan

Kekerasan Seksual Anak di Pandeglang Jadi Sorotan, PATBM Diminta Jadi Garda Terdepan

Sabtu, 23 Mei 2026 14:49
Sinar Mas Land Gelar Workshop UMKM 2026, Dorong Pelaku Usaha Melek AI

Sinar Mas Land Gelar Workshop UMKM 2026, Dorong Pelaku Usaha Melek AI

Sabtu, 23 Mei 2026 14:10

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pembukaan Festival Shafara dan Digiwara 2026 di Bintaro Jaya XChange Mall, Kota Tangerang Selatan, Jumat, 22 Mei 2026.

BI Banten Gelar Shafara Festival dan Digiwara Festival 2026

by Rostinah
Sabtu, 23 Mei 2026 17:39

TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bank Indonesia (BI) untuk pertama kalinya menggabungkan dua agenda besar, yakni Shafara Festival dan Digiwara Festival 2026....

Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

Dari Aktifitas Iseng Saat Pandemi, Kini Jadi Bisnis Menjanjikan 

by Ahmad Rizal Ramdhani
Sabtu, 23 Mei 2026 17:39

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Berawal dari keisengan saat adanya pandemi Covind-19 lalu, aktivitas berkebun anggur yang dilakukan oleh Aparatur Sipil Negara di Dinas...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak