slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama Sosial Budaya

Gara-gara Ngitung Uang Diunggah ke Medsos, Suami Istri Cekcok

Aas Arbi by Aas Arbi
22-10-2018 16:40:43
in Sosial Budaya
Gara-gara Ngitung Uang Diunggah ke Medsos, Suami Istri Cekcok

Ilustrasi (JPNN).

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Parjo (48), nama samaran, berasal dari kampung yang masih memegang erat budaya masyarakat tradisional. Meski begitu, ia tidak pernah memaksakan kehendak siapa pun dalam hal mengimbangi kemajuan teknologi. Tak terkecuali sang istri, sebut saja Monik (41).

Namun, apalah daya, yang namanya rumah tangga pasti tak pernah lepas dari masalah. Hingga suatu hari, peristiwa menegangkan itu terjadi, tepatnya saat Parjo berusia 31 tahun dan Monik 28 tahun.

Baca Juga :

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Seperti diungkapkan Parjo, meski memiliki kepribadian yang jauh berbeda, ia dan sang istri tetap bisa saling menghargai satu sama lain. Parjo yang memilih hidup sederhana dengan tetap tidak melupakan petuah orangtua, bersanding dengan Monik wanita yang memiliki keaktifan super di media sosial dan selalu ingin dilihat orang. Wih, ngeri amat ya Teh Monik ini.

“Wuh, dia mah Kang, bangun tidur saja langsung pegang handphone, bahkan lagi makan pun dia mah pegang handphone, pusing lihatnya,” curhat Parjo kepada Radar Banten.

Parjo bercerita, ia anak kedua dari tiga bersaudara. Kakak dan adiknya perempuan, ia laki-laki satu-satunya di keluarga. Menghayati betul apa yang dikatakan sang ayah sebelum pergi merantau, Parjo yang saat itu masih berusia muda pergi dengan keteguhan hati. Bekerja keras dan menghindari ketergantungan pada orang lain, sempat membuka usaha demi menopang hidupnya.

Mulai dari berjualan bubur keliling, sampai menjadi karyawan di toko waralaba di Kota Serang, semua dilakukan penuh kesungguhan. Jatuh bangun hidup di daerah orang, akhirnya, seiring banyaknya teman, ia memiliki jaringan dan bekerja menjadi buruh di salah satu perusahaan ternama.

Hari demi hari dilalui, Parjo selalu menyisihkan uang untuk ditabung. Di saat teman yang lain menikmati masa muda dengan membeli pakaian modis, ponsel merek terbaru, bahkan pergi kencan dengan pujaan hati, Parjo tak pernah tergoda melakukan hal serupa.

Sampai tiga tahun bekerja, merasa memiliki tabungan yang cukup untuk membuka usaha, Parjo mengundurkan diri dari tempat kerja. Padahal posisinya sudah menjadi karyawan tetap, tapi lantaran tak ingin selamanya menjadi buruh, ia nekat memilih jalan terjal mengarungi hidup.

Dengan keyakinan tingkat tinggi, Parjo memulai usahanya sebagai penjual sembako. perlahan usahanya meningkat, dua tahun berlalu, ia membangun rumah sederhana. Toko sembako Parjo semakin ramai, setiap pagi dan sore, orang-orang yang menjadi agen dan berlangganan rutin datang setiap hari.

Parjo merenovasi toko dan rumah menjadi lebih luas. Sampai suatu ketika, barulah ia berani mengundang keluarga ke rumah. Betapa kagetnya Parjo, lantaran sibuk bekerja, ia tak menyangka sang ayah menanyakan kapan menikah. Gugup menjawab pertanyaan sang ayah, Parjo bicara sekenanya.

“Daripada pusing, saya jawab saja tahun depan,” kata Parjo.

Sontak sang ayah tersenyum bahagia, tapi Parjo justru merasakan sebaliknya. Ia khawatir tidak bisa menepati janji karena saat itu belum ada calon untuk digandeng ke palaminan. Maka setelah sang ayah pulang ke kampung halaman, Parjo mulai kelimpungan mencari perempuan.

Meminta bantuan teman sampai mendatangi ustaz kampung meminta dicarikan jodoh, Parjo mengumpulkan banyak biaya. Maklumlah, orang zaman sekarang, diminta bantuan jasa tanpa ada timbal baliknya, pasti tak terlaksana. Hingga di ujung batas kesabaran usaha, sang ustaz membawa Parjo ke rumah Monik.

Meski awalnya tampak tak bersemangat, tetapi setelah tahu Parjo sudah mapan dan punya usaha sendiri, Monik mulai membuka diri. Mendapat tanggapan posisitif, Parjo pun rutin berkunjung setiap malam minggu. Bagai remaja yang sedang dimabuk cinta, Parjo dan Monik menikmati asmara yang bergelora.

Singkat cerita, lebih cepat dua bulan dari apa yang Parjo janjikan pada sang ayah, pernikahan dengan sang wanita idaman berlangsung meriah. Mengikat janji sehidup semati, Parjo dan Monik resmi menjadi sepasang suami istri. Hingga berjalan setahun kemudian, mereka dikaruniai anak pertama.

Rumah tangga mereka berjalan sempurna, hidup nyaman dengan rumah dan bisnis yang maju, membuat Monik dan Parjo dihormati masyarakat sekitar. Tak ayal, ibarat ekosistem lingkungan, mereka memiliki teman dari berbagai kalangan, mulai dari kalangan bawah sampai kalangan atas yang hidup bergelimang harta.

Kebetulan waktu itu media sosial sedang marak di masyarakat, hal itu pun yang membuat Monik menjadi lebih sibuk berselancar di media sosial, ketimbang mengurus suami dan anaknya. Ibarat langit dan bumi, Monik berbeda dengan sang suami, Parjo tampak tak begitu tertarik, bahkan ponselnya pun ponsel biasa yang hanya bisa menelepon saja.

Monik yang memiliki ponsel merek terbaru, sering mengabadikan momen dan mengunggahnya ke media sosial. Parahnya, kegemarannya mengunggah status bisa terbilang keterlaluan. Tak tahu situasi dan kondisi rumah tangga, semua diunggahnya tanpa berpikir dua kali.

Sampai suatu waktu, ketika sang suami melepas kaus lantaran gerah sehabis menjaga toko seharian, difoto dan diunggah oleh Monik. Tak hanya itu, ketika Parjo tidur pulas di kursi toko, diunggah juga. Yang membuat Parjo tak menyangka, bahkan ketika ia tengah menghitung uang hasil jualannya, tak luput dari unggahan sang istri.

Dan, ketika Parjo yang tak tahu apa-apa sedang sibuk melayani pembeli, beberapa pelanggan malah senyum-senyum sendiri. Ketika Parjo menegur, mereka malah semakin tertawa geli. Mungkin lantaran ada pelanggan yang kasihan melihat Parjo bak orang kebingungan, diperlihatkanlah foto-foto Parjo di akun milik sang istri.

“Pantasan orang-orang pada ketawa, foto saya lagi telanjang dada dan cuma pake kolor nyebar ke mana-mana,” tukasnya.

Tak hanya itu, setelah sang istri mengunggah foto Parjo menghitung uang, malamnya ada hampir lima warga yang datang meminjam uang. Ketika ditolak dan mengaku tidak ada uang, mereka membantah dan memperlihatkan foto Parjo. Sejak saat itu, sontak emosinya langsung tertuju pada sang istri.

Dimarahinya Monik habis-habisan, tak hanya itu, Parjo juga menyita ponsel sang istri. Kaget akan sikap sang suami, bukannya sadar akan kesalahan Monik malah kabur pulang ke rumah. Di sana, ia menulis status yang membuat orang mengira ia dan Parjo sudah cerai. Hah, status bagaimana memang, Kang?

“Masa dia nulis, kalau begini caranya, lebih baik pisah saja,” ucap Parjo seperti di unggahan sang istri.

Parjo pun mendatangi rumah Monik, menemui orangtua dan keluarga, musyawarah pun terjalin sempurna. Hingga akhirnya, Monik mengakui kesalahan dan meminta maaf. Ia pun berjanji tidak lagi mengunggah yang macam-macam. Rumah tangga keduanya kembali bersemi. (daru-zetizen/zee/ira)

Tags: Love Story
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ribuan Pelamar Gagal Ikuti Seleksi Calon ASN

Next Post

e-Paper Radar Banten, Senin 22 Oktober 2018

Related Posts

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus
Love Story

Istri Tak Bisa Mijat, Malah Cari yang Plus-plus

by Redaksi
Rabu, 26 Januari 2022 16:41

Amarah Santi (35) nama samaran, tak bisa padam saat tahu kalau suaminya, sebut saja Joko (38) mendownload aplikasi yang bisa...

Read moreDetails

Mertua Sayang, Tapi Kok Menderita

Dulu Soleh Minta Cerai, Suami Baru Tak Pernah Salat

Kepincut Adik Tersayang, Cincin Lamaran Melayang

Ketahuan Bawa Penumpang, Mobil Dilelang

Suami Butuh Kehangatan, Malah Diacuhkan

Demi Janda, Rela Jual Sawah

Awalnya Diragukan, Sudah Kaya Jadi Tumpuan

Mantanku Teman Baik Suamiku

Terlalu Dikekang, Rumah Rasa Medan Perang

Next Post
e-Paper Radar Banten, Senin 22 Oktober 2018

e-Paper Radar Banten, Senin 22 Oktober 2018

Green Street Itu Bernama Ryomyom

Green Street Itu Bernama Ryomyom

SMAN 1 Cilegon Juara Tri Liga Basket

SMAN 1 Cilegon Juara Tri Liga Basket

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Calo PT Nikomas Gemilang

Datangi PT Nikomas Gemilang, Pemkab Serang Minta Perusahaan Berantas Calo Tenaga Kerja

Sabtu, 20 Juni 2026 17:35
Pad Banten

DPRD Banten Minta Pemprov Cari Sumber PAD Baru, Jangan Bergantung pada Pajak Kendaraan

Sabtu, 20 Juni 2026 17:28
Temuan bayi cilegon

Warga Metro Cilegon Temukan Bayi Baru Lahir di Dekat Aliran Sungai, Mulut Tertutup Perban

Sabtu, 20 Juni 2026 17:14
Update KK Online Tangerang

Begini Cara Update Kartu Keluarga Secara Online di Kota Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 17:08
Perizinan Kabupaten Serang

DPMPTSP Kabupaten Serang Bakal Permudah Perizinan

Sabtu, 20 Juni 2026 13:22
Info CPNS 2026: Jadwal, Formasi, dan Syarat Pendaftaran Terbaru untuk Calon Pelamar

Info CPNS 2026: Jadwal, Formasi, dan Syarat Pendaftaran Terbaru untuk Calon Pelamar

Sabtu, 20 Juni 2026 11:19
Calo PT Nikomas Gemilang

Datangi PT Nikomas Gemilang, Pemkab Serang Minta Perusahaan Berantas Calo Tenaga Kerja

Sabtu, 20 Juni 2026 17:35
Pad Banten

DPRD Banten Minta Pemprov Cari Sumber PAD Baru, Jangan Bergantung pada Pajak Kendaraan

Sabtu, 20 Juni 2026 17:28
Temuan bayi cilegon

Warga Metro Cilegon Temukan Bayi Baru Lahir di Dekat Aliran Sungai, Mulut Tertutup Perban

Sabtu, 20 Juni 2026 17:14
Update KK Online Tangerang

Begini Cara Update Kartu Keluarga Secara Online di Kota Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 17:08
Perizinan Kabupaten Serang

DPMPTSP Kabupaten Serang Bakal Permudah Perizinan

Sabtu, 20 Juni 2026 13:22
Info CPNS 2026: Jadwal, Formasi, dan Syarat Pendaftaran Terbaru untuk Calon Pelamar

Info CPNS 2026: Jadwal, Formasi, dan Syarat Pendaftaran Terbaru untuk Calon Pelamar

Sabtu, 20 Juni 2026 11:19

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Calo PT Nikomas Gemilang

Datangi PT Nikomas Gemilang, Pemkab Serang Minta Perusahaan Berantas Calo Tenaga Kerja

by Ahmad Rizal Ramdhani
Sabtu, 20 Juni 2026 17:35

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Tim Penanganan Pungutan Liar (Pungli) Bidang Ketenagakerjaan Kabupaten Serang mendatangi PT. Nikomas Gemilang. Mereka...

Pad Banten

DPRD Banten Minta Pemprov Cari Sumber PAD Baru, Jangan Bergantung pada Pajak Kendaraan

by Yusuf Permana
Sabtu, 20 Juni 2026 17:28

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID  – Wakil Ketua Komisi I DPRD Banten Fraksi Golkar M. Faisal meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai mengurangi...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak