SERANG – Usai melewati masa pensiun dari aparatur sipil negara (ASN) di Pemprov Banten, tak lantas membuat Hudaya Latuconsina lepas tanggung jawab. Proses pembangunan yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) perlu dikawal capaiannya.
Dalih itulah yang membuat mantan kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda Banten) itu memutuskan maju sebagai calon legistalif DPRD Banten. “Saya sebagai penanggung jawab RPJMD sampai 2023 dengan posisi mengambil kesempatan di DPRD, paling tidak, ikut serta mengawal terhadap capaian kinerja pemerintah yang harus terus DPRD kuatkan,” katanya saat berbincang santai dengan Radar Banten di sela-sela workshop dan pembekalan caleg Partai Golkar di Hotel Ultima Horison Ratu Serang, Rabu (31/10).
Menurut Hudaya, kadang kala terjadi miss-persepsi bukan hanya karena kepentingan politik dan golongan, tetapi soal pemahaman terhadap proses perencanaan awalnya. “Salah satu motivasinya itu, sebenarnya saya diminta Golkar untuk RI, tapi yang cukup bisa dipahami dan bisa dilaksanakan oleh Pemprov makanya saya pilih di provinsi,” ujar Ketua Yayasan Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang itu.
Selama turun ke masyarakat, ucap Hudaya, perlu ada pemahaman lebih tentang fungsi legislatif. Sebab, banyak anggapan dari mayarakat yang menuntut sesuatu yang seolah-olah bisa dieksekusi langsung DPRD. Padahal itu semua menjadi tupoksi dari eksekutif.
Namun, hal itu menjadi aspirasi masyarakat yang harus diperjuangkan dan dikuatkan dalam program kebijakan yang dijalankan pemerintah.
“Terutama bagaimana mereka menjadi agen informasi, khususnya dalam pengawasan,” ujar Hudaya.
Sebagai mantan birokrat yang juga pernah dipercaya sebagai pelaksana tugas bupati Serang, Hudaya mengaku tidak ada yang terlalu sulit. Yang penting bisa memahami tupoksi dari setiap kelembagaannya. “Dulu kita bagian yang melaksanakan, sekarang kita bagian yang sesuai fungsi, terutama memastikan regulasinya, budgeting-nya, dan yang tidak kalah penting controlling-nya,” kata Hudaya.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Golkar Banten Andika Hazrumy mengatakan, workshop diberikan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas para caleg Golkar. “Kaitannya dengan koordinasi dan konsolidasi strategi memenangkan Golkar,” ujarnya.
Workshop dilakukan secara berjenjang mulai dari kabupaten kota, provinsi, hingga pusat. Sebab, masing-masing caleg harus bisa menguasai wilayah teritorialnya masing-masing. “Khususnya untuk bisa mengambil hati masyarakat dan menyuarakan aspirasi rakyat,” kata Wakil Gubernur Banten itu. (ken/ira)









