JAKARTA – Siti Aisyah tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma pada Senin (11/3) sekitar pukul 17.00 WIB. Siti Aisyah mengungkapkan kebahagiaannya kepada para awak media.
“Saya bahagia, enggak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” katanya kepada awak media, Senin (11/3), dikutip dari JawaPos.com.
Menggunakan pakaian serba hitam dengan kerudung merah muda Siti Aisyah mengatakan pengalamannya selama di Malaysia. Pihak Malaysia melayaninya dengan baik.
Pada kesempatan itu, dia mengucapkan terima kasih kepada Presiden Indonesia Joko Widodo. “Terima kasih buat presiden kita, Bapak Jokowi. Terima kasih buat bapak-bapak menteri yang sudah berusaha menolong saya, sampai saya sekarang ini ada si Indonesia. Rekan-rekan media juga.”
Ketika ditanya apakah kapok pergi ke Malaysia Siti Aisyah mengucapkan tidak tahu. Dia pun tidak mengatakan mengapa dia bisa mengikuti acara prank yang menjebaknya tersebut.
Setelah dari Halim, Siti Aisyah melakukan perjalanan ke Kementerian Luar Negeri untuk bertemu dengan keluarganya. Serah terima langsung dilakukan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi.
Siti Aisyah dituduh melakukan pembunuhan Kim Jong Nam, saudara Pemimpin Tertinggi Korut lewat sebuah acara prank. Dalam persidangan pada Senin (11/3) jaksa penuntut umum malaysia mengajukan kepada hakim untuk menghentikan tuntutan kepada Siti Aisyah.
Persidangan tersebut, sebenarnya adalah persidangan untuk warga negara Vietnam Doan Thi Huong, yang pada saat kejadian bersama dengan Siti Aisyah. Namun, dalam kesempatan tersebut Siti Aisyah hadir dalam persidangan.
“Jaksa penuntut umum Malaysia telah menghentikan tuntutan kepada Siti Aisyah, dan atas dasar itu hakim memutuskan tuntutan terhadap Siti Aisyah dihentikan dan Siti Aisyah dinyatakan bebas,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir di Jakarta, Senin (11/3). (jpc/aas)









