CILEGON – Kemampuan pemain Persib era 1994-1995 memang patut diacungi jempol. Meski tak lagi muda, pemain yang bergabung dalam tim Persib Legend itu mampu memenangkan dua laga sekaligus pada Sabtu (27/4) lalu. Kemenangan itu membawa Persib Legend menjadi juara turnamen segitiga Legend Trofeo di Stadion Krakatau Steel, Kota Cilegon.
Persib Legend tampak diperkuat oleh Gatot Prasetyo, Dede Iskandar, Nandang Kurnaidi, Asep Sumantri, Yudi Guntara, Robby Darwis, Yusuf Bahtiar, Sutiono, Tatang Suryana, Asep Poni, Asep Dayat, Asep Kustiana, dan Yadi Mulyadi. Serta Nasuha dan Tantan sebagai bintang tamu tampil perkasa.
Tim Krakatau Steel Old Star dan CU Old Star harus mengakui superioritas Persib Legend. Tim Krakatau Steel Old Star kalah dengan skor tipis 2-1 atas Persib Legend. Kemenangan kembali diraih Persib Legend saat menjamu CU Old Star dengan skor 5-1. Gol balasan dari tim CU Old Star diperoleh dari sepakan keras Walikota Cilegon Edi Ariadi ke jala gawang Persib Legend. Edi yang semula diperkirakan hanya meramaikan pertandingan tersebut, membuktikan kualitasnya sebagai pemain sepak bola. “Bagi saya ini hanya untuk senang-senang saja. Tadi mencetak satu gol pakai kaki kiri, itu dikasih penalti. Keikutsertaan saya untuk memeriahkan hari jadi Kota Cilegon. Saya juga suka olahraga, agar tidak loyo,” kata Edi, usai pertanding berlangsung.
CEO CU Yudhi Apriyanto mengatakan, pertandingan itu merupakan laga amal. Sehingga, setiap timnya bermain santai tanpa mengusung target juara. Yudhi bersyukur animo masyarakat cukup tinggi menyaksikan turnamen segitiga tersebut.
“Dana yang terkumpul akan disumbangkan untuk kegiatan kemanusiaan dan semoga bermanfaat. Kami mendukung program Persib era 1994. Saya juga sangat apresiasi Pak Wali bisa ikut main sehingga semua elemen bisa bersatu,” jelas Yudhi.
Pelatih Persib Indra Tohir mengatakan, dirinya bergembira timnya bisa memenangkan laga. Namun, yang menjadi utama, yakni silaturahmi yang terjalin antara pemain dan pecinta sepak bola di Kota Cilegon.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Walikota Cilegon Edi Ariadi, CU Old Stars, dan KS yang menyukseskan laga amal ini. Semoga ke depannya terjalin komunikasi yang semakin akrab untuk kemajuan sepak bola di Cilegon. Setelah dari Cilegon, kami akan menggelar pertandingan di Indramayu dan Cianjur,” ungkap Tohir.
Pertandingan itu dihadiri oleh ratusan penonton. Sempat terjadi ketegangan antarsuporter. Namun, pertandingan yang dijaga ketat oleh aparat kepolisian berjalan lancar hingga laga berakhir. (rbs/nda/ira)









