slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Soal Wacana PNS Bisa Kerja dari Rumah Dinilai Asal Ngomong

Redaksi by Redaksi
10-08-2019 14:31:27
in Berita Utama, Pemerintahan
Soal Wacana PNS Bisa Kerja dari Rumah Dinilai Asal Ngomong

Zaki Mubarok

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

TANGERANG – Wacana Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) bisa bekerja dari rumah menuai komentar beragam. Ada yang sangat setuju hingga ada yang berpendapat wacana tersebut cuma asal ngomong.

Kabid Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Tangsel, Maya Elsera mengaku senang jika wacana Pegawai Negeri Sipil (PNS) bisa kerja dari rumah dapat diwujudkan. “Ini bisa jadi berita bahagia. Tapi saya tidak yakin dapat diterapkan,” ucapnya.

Baca Juga :

Tingkatkan Akurasi Diagnosis, Bethsaida Hospital Hadirkan MRI 3 Tesla Berbasis AI

Dituding Gelapkan Mobil Siaga Desa, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Membantah

144 Peserta Ikuti Paramount Golf Tournament 2026 di Gading Raya Golf Club

Pemkab Tangerang dan DKI Sepakati Pemanfaatan Lahan 95 Hektare di Legok

Ia menambahkan dasar PNS sendiri, merupakan pelayan masyarakat. Ada yang sifatnya pekerjaan itu pelayanan baik ke masyarakat maupun internal institusi. “Gimana mekanismenya kalau begini, nanti malah dipertanyakan kinerjanya,” katanya.

Maya menilai masih ada hal yang penting untuk ditingkatkan yakni kompetensi PNS sendiri dan birokrasi melayani. Untuk pembenahan rekrutmen sudah bagus, transparan dan sesuai kompetensi. Sementara, kalau kerja di rumah, bagaimana mengasah budaya kerja yang efektif dan mampu berdaya saing.

“Peningkatan kapasitas dan kompetensi mungkin bagus kalau kita meniru gaya swasta yang pelatihan sumber daya manusia tepat sasaran dan gimana caranya sesuai dengan perkembangan zaman alias kekinian. Jadi, untuk sementara mungkin benahi dulu komitmen dan kapasitas SDM sehingga mumpuni,” tukasnya.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan wacana PNS bisa kerja dari luar kantor, masih terus dikaji BKN maupun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB). Menurut Ridwan, konsep ini muncul untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Di zaman serba canggih ini semua pekerjaan bisa dikerjakan tanpa harus datang ke kantor.

Kasubag Formasi, Pengadaan dan Penataan Bidang Perencanaan Aparatur BKPSDM Kabupaten Tangerang Juhri Saputra mengatakan, wacana PNS ngantor di rumah, tidak akan mungkin terjadi. “Malah saya belum tahu wacana tersebut. Tetapi tidak akan mungkin terjadi. Sekarang kan sudah terikat dengan kehadiran, absensi jari dan mata. Jadi tidak akan mungkin kalau ada kebijakan ngantornya di rumah,” katanya, Jumat (9/8).

Sementara itu, pengamat politik di UIN Syarif Hidayatullah Ciputat Zaki Mubarok juga mempertanyakan wacana tersebut. Ia mempertanyakan soal sistem hingga infrastruktur yang akan diterapkannya seperti apa. “Sebelum wacana itu dilempar, harus dijelaskan dulu aturan mainnya. Sistemnya sudah siap belum. Bagaimana kontrol jam kerja mereka? Mekanisme pengawasan gimana? Infrastruktur apakah sudah mendukung? Sistem penggajian gimana? Jadi kalau itu belum dirumuskan, maka kesannya pemerintah asal ngomong, setelah itu lupa sendiri,” ungkapnya, Jumat (9/8).

Zaki menerangkan, akibat dari lempar wacana tetapi belum memiliki konsep yang jelas di mata publik, justru akan merusak kredibilitas pemerintah sendiri. “Harusnya siapkan dulu segala sesuatunya, baru disampaikan ke publik. Semakin sering berwacana muluk-muluk tapi nggak ada realisasi, masyarakat juga akan semakin enggak percaya,” terangnya.

Zaki menegaskan, jika peraturan, sistem dan infrastrukturnya tidak disiapkan, maka akan menimbulkan masalah baru di lingkungan pemerintahan. “Kalau infrastruktur untuk kerja dan aturan mainnya belum disiapkan, ya pasti hasilnya amburadul. Terjadi kekacauan,” tegasnya. (mg-04/you/asp)

Tags: Pemkab Tangerang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kasi Haji Jadi Calon Ketua KONI Pandeglang

Next Post

Pemprov Banten Alokasikan Anggaran Kesehatan Gratis Rp210 Miliar

Related Posts

Tangerang

Tingkatkan Akurasi Diagnosis, Bethsaida Hospital Hadirkan MRI 3 Tesla Berbasis AI

by Mulyadi
Jumat, 22 Mei 2026 09:44

KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bethsaida Hospital resmi menghadirkan teknologi MRI 3 Tesla (3T) SIGNA Hero berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk...

Read moreDetails

Dituding Gelapkan Mobil Siaga Desa, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Membantah

144 Peserta Ikuti Paramount Golf Tournament 2026 di Gading Raya Golf Club

Pemkab Tangerang dan DKI Sepakati Pemanfaatan Lahan 95 Hektare di Legok

Ramai Pocong Jadian-jadian di Medsos, Masyarakat Diimbau Jangan Percaya

Piala Bupati Cup 2026 Resmi Dibuka, 1.475 Pesepak Bola Muda Tangerang Ikut Bertanding

Bikin Video Provokatif, Polisi Amankan Seorang Pria Asal Rawa Kidang Sukadiri

Penataan Makam Keramat Ki Mauk di Tangerang Rampung, Bupati Pastikan Masyarakat Nyaman Berziarah

Bupati Tangerang Serap Aspirasi Warga Legok Lewat Jumat Keliling

Bupati Tangerang Sebut Masjid Bukan Hanya Sebagai Tempat Ibadah

Next Post
Sekda Minta Dinkes Tidak Bertele-tele Dalam Menyelesaikan Persoalan Kesehatan

Pemprov Banten Alokasikan Anggaran Kesehatan Gratis Rp210 Miliar

Sudah 46 Kebakaran Melanda Kabupaten Serang

Sudah 46 Kebakaran Melanda Kabupaten Serang

Tarif Berobat di Puskesmas di Kabupaten Serang Dikeluhkan

Tarif Berobat di Puskesmas di Kabupaten Serang Dikeluhkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Jumat, 22 Mei 2026 19:16
Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Jumat, 22 Mei 2026 19:02
BOPPJ Tinjau Pantura Kasemen, Kawasan Ekonomi Baru Kota Serang Disiapkan

BOPPJ Tinjau Pantura Kasemen, Kawasan Ekonomi Baru Kota Serang Disiapkan

Jumat, 22 Mei 2026 18:52
Menag RI: Biaya MAN Insan Cendekia Rp 49 Juta per Tahun, Sekolah Internasional di Atas Rp 500 Juta

Menag RI: Biaya MAN Insan Cendekia Rp 49 Juta per Tahun, Sekolah Internasional di Atas Rp 500 Juta

Jumat, 22 Mei 2026 18:44
Perumda Tirta Al-Bantani Bakal Dirikan Perusahaan Air Minum Kemasan

Perumda Tirta Al-Bantani Bakal Dirikan Perusahaan Air Minum Kemasan

Jumat, 22 Mei 2026 18:33
Pelaku Pencabulan Anak di Pulo Merak Belum Tertangkap, Ibu Korban Ketakutan

Pelaku Pencabulan Anak di Pulo Merak Belum Tertangkap, Ibu Korban Ketakutan

Jumat, 22 Mei 2026 17:40
Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Jumat, 22 Mei 2026 19:16
Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Jumat, 22 Mei 2026 19:02
BOPPJ Tinjau Pantura Kasemen, Kawasan Ekonomi Baru Kota Serang Disiapkan

BOPPJ Tinjau Pantura Kasemen, Kawasan Ekonomi Baru Kota Serang Disiapkan

Jumat, 22 Mei 2026 18:52
Menag RI: Biaya MAN Insan Cendekia Rp 49 Juta per Tahun, Sekolah Internasional di Atas Rp 500 Juta

Menag RI: Biaya MAN Insan Cendekia Rp 49 Juta per Tahun, Sekolah Internasional di Atas Rp 500 Juta

Jumat, 22 Mei 2026 18:44
Perumda Tirta Al-Bantani Bakal Dirikan Perusahaan Air Minum Kemasan

Perumda Tirta Al-Bantani Bakal Dirikan Perusahaan Air Minum Kemasan

Jumat, 22 Mei 2026 18:33
Pelaku Pencabulan Anak di Pulo Merak Belum Tertangkap, Ibu Korban Ketakutan

Pelaku Pencabulan Anak di Pulo Merak Belum Tertangkap, Ibu Korban Ketakutan

Jumat, 22 Mei 2026 17:40

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

Janda Dibunuh di Kebun Rambutan, Pelaku Membuat Korban Seolah Gantung Diri

by Fahmi
Jumat, 22 Mei 2026 19:16

Pelaku pembunuh janda, AS (duduk di lantai), setelah ditangkap polisi. (Foto: Polresta Serang Kota)

Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

Gebrag Ngadu Bedug 2026: Adde Rosi Bantu 20 Kampung Bedug di Pandeglang

by Moch. Madani Prasetia
Jumat, 22 Mei 2026 19:02

Anggota Komisi X DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa, memberikan bantuan pembinaan bagi 20 kampung bedug untuk mendukung Gebrag Ngadu Bedug...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak