slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Mantan Sekdis Dindikbud Diperiksa Kejati

Redaksi by Redaksi
30-08-2019 13:36:53
in Berita Utama, Hukum
Mantan Sekdis Dindikbud Diperiksa Kejati
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Mantan sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten Joko Waluyo memenuhi undangan Kejati Banten, Kamis (29/8). Joko dimintai keterangan sekira tujuh jam terkait dugaan korupsi studi kelayakan atau feasibility study (FS) pengadaan lahan untuk pembangunan gedung unit sekolah baru (USB) SMA SMK tahun 2018.

Informasi yang diperoleh Radar Banten, Joko Waluyo tiba di gedung Kejati Banten sekira pukul 09.15 WIB. Dia datang dengan mengendarai minibus Toyota Kijang Innova. Usai mengisi buku tamu, Joko Waluyo langsung berjalan menuju ruang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Banten.

Baca Juga :

Jaksa Periksa Joko Waluyo di Rutan

Mantan Sekretaris Dindik Banten Ditahan

BPK Audit Proyek Feasibility Study

Pelaksana FS USB di Banten Dikabarkan Serahkan Uang ke Kejati

Sekira pukul 12.00 WIB, penyelidik memberikan waktu lelaki berkacamata itu untuk beristirahat. Dia sempat keluar dari kantor Kejati Banten. Sekira pukul 14.00 WIB, Joko Waluyo kembali melanjutkan pemeriksaan. Dia baru kembali keluar dari gedung Kejati Banten pukul 18.00 WIB.

Ditemui usai pemeriksaan, Joko Waluyo masih enggan berkomentar mengenai pemeriksaan kemarin. Dia berkilah tak ingin membentuk opini publik. “Saya rasa saat ini, saya tidak akan komentar perihal pemeriksaan. Saya tidak ingin membentuk opini publik, biarkan proses berjalan,” kata Joko.

Namun, Joko menepis dugaan fiktif pada belanja jasa konsultan senilai Rp800 juta itu. Dia menyatakan, delapan konsultan yang ditunjuk telah melaksanakan studi kelayakan. Soalnya, hasil studi kelayakan pengadaan lahan untuk SMA SMK di 16 titik itu telah diterima. “Ketika mau mengatakan fiktif itu ujilah itu apakah tidak sesuai kondisi di lapangan. Sederhananya begitu. Misalnya, kondisi kontur, foto udara, kan ada semua itu. Jadi sulit dibantahlah kalau itu kemudian diduga fiktif,” kata Joko.

Bahkan, Joko mengaku meminta konsultan agar studi kelayakan dilakukan sedikitnya 20 titik dari 16 titik pengadaan lahan yang telah dianggarkan.

“Ketika memberikan pemahaman tentang skop (ruang lingkup-red) pekerjaan (kepada konsultan-red), saya sampaikan. Misalnya, saat melakukan studi, saya tidak mau hanya satu titik. Untuk kebutuhan satu lokasi, ada beberapa tempatlah yang jadi pilihan saya,” jelas Joko.

Sementara, terkait gagalnya pelaksanaan pengadaan lahan USB SMA SMK tersebut, Joko meminta wartawan meminta penjelasan ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banten. “Lebih bagus, dipertanyakan ke Kasubag Program, surat tentang perihal itu. Saya kan surat itu datang sudah enggak bertugas lagi,” kata Joko.

Sebelum tugasnya sebagai Sekretaris Dindikbud Banten berakhir, Joko mengaku sempat melaporkan progres pengadaan lahan kepada pimpinannya. Hingga berakhir masa tugasnya pada 26 Desember 2018, Joko tidak menerima persetujuan dari pimpinan. 

“Saya tidak berani eksekusi (membebaskan lahan-red) sebelum pimpinan memutuskan. Makanya, saya sampaikan kepada pimpinan hasil FS saya. Mana yang dipilih mau dieksekusi, sehingga artinya lima titik itu belum final. Saya kan butuh persetujuan, bisa saja menentukan titik yang lain,” jelas Joko. 

Selain Joko, penyelidik Kejati Banten juga memintai keterangan empat orang lain dari BPKAD Banten dan Dindikbud Banten. Di antaranya, Kasubid Perbendaharaan BPKAD Banten Pujo Laksana, PPTK Studi Kelayakan Rizal S Djafar, Pejabat Pengadaan Barang Dan Jasa (PPBJ) Sendi Risyadi, Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) Dian Hardianto.

Dikonfirmasi terpisah, Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Banten Sekti Anggraini mengaku penyelidik telah memintai keterangan terhadap kelima orang tersebut. Namun, Sekti enggan mengomentari bantahan Joko atas studi kelayakan yang diduga fiktif itu. “Dimintai keterangan (Joko Waluyo-red) sebagai PPK (Pejabat Pembuat Komitmen-red),” singkatnya.

Dugaan korupsi studi kelayakan pengadaan tanah senilai Rp89 miliar itu diusut usai menerima aduan dari organisasi non-pemerintah, yakni Perkumpulan Masyarakat Pemerhati Kebijakan Publik (Maha Bidik) Indonesia beberapa bulan lalu. Penyelidik Kejati Banten kemudian menelaah aduan tersebut. Bahkan, sejumlah pihak terkait telah diminta klarifikasi.

Dugaan fiktif studi kelayakan itu membuat Kejati Banten yakin menaikkan status perkara itu ke penyelidikan. Pada 26 Agustus 2019, surat perintah penyelidikan nomor: Print: Lid-05/M.6/Fdi.I/08/2019 ditandatangani oleh Kajati Banten Happy Hadiastuty.

Atas perintah itu, Aspidsus Kejati Banten Sekti Anggraeni melayangkan surat undangan nomor R-118/M.6.5/Fd.I/08/2019 untuk Bendahara Pengeluaran Dindikbud Banten Heti Septiana. Pejabat Dindikbud Banten itu diminta hadir ke kantor Kejati Banten, Rabu (28/8). (nda-den/air/alt/ags)

Tags: Dugaan Korupsi Dindik Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Sanksi Tegas Penambang Gunung Santri

Next Post

Parkir RSDP Membludak

Related Posts

Mantan Sekretaris Dindik Banten Ditahan
Berita Utama

Jaksa Periksa Joko Waluyo di Rutan

by Redaksi
Jumat, 1 Oktober 2021 13:16

SERANG-Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Banten memeriksa Joko Waluyo di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Serang, kemarin (30/9). Eks...

Read moreDetails

Mantan Sekretaris Dindik Banten Ditahan

BPK Audit Proyek Feasibility Study

Pelaksana FS USB di Banten Dikabarkan Serahkan Uang ke Kejati

Kejati Temukan Perbuatan Melawan Hukum di Kasus Studi Kelayakan Fiktif

Penyelidikan Dugaan FS Fiktif Lahan SMA SMK Dikebut

Kejati Kembali Panggil Delapan Konsultan, Dugaan Studi Kelayakan Fiktif

Kejati Garap Dugaan Studi Kelayakan Diduga Fiktif di Dindikbud Banten

Next Post
Parkir RSDP Membludak

Parkir RSDP Membludak

Senam Lansia: Tingkatkan Prestasi atau Bertahan

Senam Lansia: Tingkatkan Prestasi atau Bertahan

Ulang Tahun, Airin Banjir Ucapan Selamat

Ulang Tahun, Airin Banjir Ucapan Selamat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Kick Off Program Sehati Dimulai di Banten, Desa Bisa Dapat Rp 2,5 Miliar untuk Kembangkan Pangan Lokal

Kick Off Program Sehati Dimulai di Banten, Desa Bisa Dapat Rp 2,5 Miliar untuk Kembangkan Pangan Lokal

Selasa, 30 Juni 2026 20:49
Anak Kepala Dindikbud Banten Gagal Lolos SPMB 2026, Tidak Diterima di 2 Sekolah Favorit

Anak Kepala Dindikbud Banten Gagal Lolos SPMB 2026, Tidak Diterima di 2 Sekolah Favorit

Selasa, 30 Juni 2026 20:47
55 Personel Polres Serang Naik Pangkat, Kapolres: Tingkatkan Profesionalisme dan Kualitas Pengabdian Masyarakat

55 Personel Polres Serang Naik Pangkat, Kapolres: Tingkatkan Profesionalisme dan Kualitas Pengabdian Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 20:46
Seleksi Direksi BUMD Banten Diperpanjang, Dua Posisi Masih Kekurangan Pelamar

Seleksi Direksi BUMD Banten Diperpanjang, Dua Posisi Masih Kekurangan Pelamar

Selasa, 30 Juni 2026 20:45
Kasus Dugaan Mafia Tanah di Kota Serang Naik ke Tahap Penyidikan, Polda Banten Periksa Ulang Sejumlah Saksi

Kasus Dugaan Mafia Tanah di Kota Serang Naik ke Tahap Penyidikan, Polda Banten Periksa Ulang Sejumlah Saksi

Selasa, 30 Juni 2026 20:43
Kelurahan Grogol Ajukan Perbaikan 22 Rumah Tak Layak Huni ke Dinas Perkim Cilegon

Kelurahan Grogol Ajukan Perbaikan 22 Rumah Tak Layak Huni ke Dinas Perkim Cilegon

Selasa, 30 Juni 2026 20:42
Kick Off Program Sehati Dimulai di Banten, Desa Bisa Dapat Rp 2,5 Miliar untuk Kembangkan Pangan Lokal

Kick Off Program Sehati Dimulai di Banten, Desa Bisa Dapat Rp 2,5 Miliar untuk Kembangkan Pangan Lokal

Selasa, 30 Juni 2026 20:49
Anak Kepala Dindikbud Banten Gagal Lolos SPMB 2026, Tidak Diterima di 2 Sekolah Favorit

Anak Kepala Dindikbud Banten Gagal Lolos SPMB 2026, Tidak Diterima di 2 Sekolah Favorit

Selasa, 30 Juni 2026 20:47
55 Personel Polres Serang Naik Pangkat, Kapolres: Tingkatkan Profesionalisme dan Kualitas Pengabdian Masyarakat

55 Personel Polres Serang Naik Pangkat, Kapolres: Tingkatkan Profesionalisme dan Kualitas Pengabdian Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 20:46
Seleksi Direksi BUMD Banten Diperpanjang, Dua Posisi Masih Kekurangan Pelamar

Seleksi Direksi BUMD Banten Diperpanjang, Dua Posisi Masih Kekurangan Pelamar

Selasa, 30 Juni 2026 20:45
Kasus Dugaan Mafia Tanah di Kota Serang Naik ke Tahap Penyidikan, Polda Banten Periksa Ulang Sejumlah Saksi

Kasus Dugaan Mafia Tanah di Kota Serang Naik ke Tahap Penyidikan, Polda Banten Periksa Ulang Sejumlah Saksi

Selasa, 30 Juni 2026 20:43
Kelurahan Grogol Ajukan Perbaikan 22 Rumah Tak Layak Huni ke Dinas Perkim Cilegon

Kelurahan Grogol Ajukan Perbaikan 22 Rumah Tak Layak Huni ke Dinas Perkim Cilegon

Selasa, 30 Juni 2026 20:42

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Kick Off Program Sehati Dimulai di Banten, Desa Bisa Dapat Rp 2,5 Miliar untuk Kembangkan Pangan Lokal

Kick Off Program Sehati Dimulai di Banten, Desa Bisa Dapat Rp 2,5 Miliar untuk Kembangkan Pangan Lokal

by Ahmad Rizal Ramdhani
Selasa, 30 Juni 2026 20:49

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menjalin kerja sama dengan World Bank atau Bank Dunia...

Anak Kepala Dindikbud Banten Gagal Lolos SPMB 2026, Tidak Diterima di 2 Sekolah Favorit

Anak Kepala Dindikbud Banten Gagal Lolos SPMB 2026, Tidak Diterima di 2 Sekolah Favorit

by Yusuf Permana
Selasa, 30 Juni 2026 20:47

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Anak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, Jamaluddin, dipastikan tidak lolos dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak