CILEGON – Keluarga korban tenggelam di Pulau Sangiang menggelar sayembara bagi yang bisa menemukan jasad anggota keluarganya tersebut.
Dari tiga korban tenggelam, yaitu Tan Xuz, Wan Bzang, Tian Yu. Keluarga dari Tian Yu dan Wan Bzang membuka sayembara dengan total hadiah mencapai Rp1,5 miliar.
Keluarga Tian Yu yang pertama kali membuat sayembara. Sayembara itu disebarluaskan kemarin, Selasa (5/11). Pihak keluarga mengaku menyiapkan hadiah sebagai ucapan terima kasih sebesar Rp750 juta bagi yang menemukan jasad warga negara Tiongkok itu.
Jamie, kerabat Tian Yu menuturkan, jika ada yang berhasil menemukan, penemu jasad Tian Yu bisa datang ke Pos Pencarian Basarnas di Pelabuhan Merak. Ia dan pihak keluarga menunggu.
Setelah keluarga Tian Yu, hari ini, Rabu (6/11), keluarga dari korban bernama Wan Bzang pun membuka sayembara dengan hadiah yang sama besarnya yaitu Rp750 juta.
Wan Bzang merupakan korban tenggelam yang berasal dari Singapura. “Itu benar, ini salah satu keluarga yang dari Singapura,” ujar kerabat korban Wang Rounan, Rabu (6/11).
Sementara itu, Kepala Basarnas Banten Zaenal Arifin menjelaskan, jumlah personel yang dikerahkan untuk mencari korban ditambah. Kini personel yang mencari sebanyak 140 orang.
“Personel dari Polairud ditambah, kita pun mendapatkan bantuan dari Marinir, ada enam orang yang dikerahkan,” paparnya. (Bayu Mulyana)








