CILEGON – Pemkot Cilegon melalui Lembaga Pengembangan Telawatil Quran (LPTQ) menyelenggarakan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) dari 15-18 November 2019 mendatang.
Walikota Cilegon Edi Ariadi berharap agenda itu tidak hanya sekadar ajang seremonial belaka, tapi juga menjadi momentum untuk menanamkan rasa cinta mempelajari dan mengamalkan Alquran. “Sehingga banyak penerus yang paham Alquran,” ujar Edi, Jumat (15/11).
Dijelaskan Edi, selain melalui ajang perlombaan, pembinaan pun terus dilakukan secara bertahap melalui pondok pesantren, madrasah, dan jamiatul quro. Pembinaan pun diharapkan juga dilakukan oleh masyarakat di setiap rumah.
“Harus kita tumbuh kembangkan melalui rumah-rumah agar Cilegon menjadi kota tilawatil quran,” kata Edi.
Selama ini, lanjut Edi, peserta yang mengikuti ajang perlombaan tilawatil quran selalu berasal dari masyarakat Cilegon, bukan dari daerah lain. Menurutnya hal itu sangat bagus dan harus terus dipertahankan.
“Cilegon sudah beberapa tahun asli putra putri Cilegon, bukan catutan, original. Informasinya Kabupaten Lebak mau mencontoh Cilegon,” paparnya.
Ketua LPTQ Abdullah Sarif menuturkan, STQ ini merupakan ajang untuk menyeleksi kafilah yang akan mewakili Kota Cilegon dalam ajang MTQ tingkat Provinsi Banten tahun 2020 mendatang.
“Tahun depan tidak ada lagi STQ, untuk memilih perwakilan Kota Cilegon di MTQ Provinsi tahun 2021 kami akan menyelenggarakan MTQ di triwulan ketiga tahun depan,” paparnya. (Bayu Mulyana)










