SERANG – Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus pembangunan di era Gubernur Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy. Di momentum HUT ke-21 Provinsi Banten ini, WH mengklaim jika tersisa 14 kilometer (KM) jalan rusak yang harus dibangun.
Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, dari total jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Banten, masih ada 14 kilometer lagi jalan yang harus dibangun. Namun, ternyata tidak berhenti sampai di situ karena saat ini pemerintah kabupaten/kota mulai banyak yang menyerahkan jalan kewenangannya kepada Pemprov.
Bagi WH, hal ini tidak masalah, karena demi kepentingan masyarakat. Pembangunan infrastruktur yang selama ini dilakukan Pemprov salah satunya bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di masa mendatang.
WH mencontohkan pembangunan Jalan Syekh Nawawi Al Bantani bertujuan untuk menopang dan menghubungan pusat pemerintahan, pusat pendidikan, serta kawasan sport center di Kota Serang. Nantinya stadion internasional itu akan menjadi lahan publik. “Di samping Banten Lama yang sudah saya ubah. Entah menjadi ikon atau tidak, tapi Gubernur harus memberikan keyakinan untuk memenuhi hajat hidup masyarakatnya. Saya merasa, masyarakat bisa diajak membangun,” tuturnya.











