Ke depan, Banten akan menjadi tempat singgah bagi para pengunjungnya. Pembangunan jalan mulai dari Serang Timur, Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, KP3B, stadion internasional, kemudian UIN, dan Untirta akan membangkitkan ekonomi. Ia berharap di antara ruas-ruas jalan itu akan tumbuh perhotelan yang mendukung stadion internasional. Apalagi, Jembatan Bogeg yang berada di ruas Jalan Syekh Nawawi Al Bantani juga sedang dibangun tahun ini. “Dalam masa lima tahun, belum tentu yang lain membangun. Dari dulu Jembatan Bogeg seperti itu,” ujar WH.
Kata dia, pembangunan jalan yang dilakukan Pemprov juga turut meningkatkan nilai atau harga jual tanah masyarakat. Tak hanya di pusat kota, Pemprov juga melakukan pembangunan di Banten bagian selatan untuk meratakan pembangunan di semua wilayah Provinsi Banten.
Di bidang kesehatan, dalam penanganan pandemi Covid-19, Provinsi Banten berhasil menjadi wilayah berisiko rendah Covid-19. Selain itu, RSUD Banten telah menjadi rumah sakit rujukan Covid-19 dan saat ini juga sedang dibangun RSUD Banten delapan lantai untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Banten.
Kata dia, dalam penanganan pandemi Covid-19 yang penting kerja dan tidak perlu banyak teori atau bicara. Hal itu yang menjadi keberhasilan para pemangku kepentingan Provinsi Banten dalam penanganan pandemi Covid-19. “Terhadap pandemi Covid-19, pemerintah harus memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Bagaimana pencegahannya, bagaimana pengobatannya. Karena ini harus ditangani secara bersama-sama. Hal itu berkaca pada saat penanganan flu burung,” papar WH.











