KALANGANYAR – Jembatan gantung penghubung dua desa di Kecamatan Kalanganyar, mengalami kerusakan sejak beberapa bulan terakhir. Hingga kini belum ada upaya penanganan perbaikan jembatan dari pemerintah yang menghubungkan Kampung Rancagarut, Desa Sangiangtanjung dengan Kampung Cirende Popojok, Desa Kalanganyar itu.
Pantuan Radar Banten, beberapa warga sedang memperbaiki jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Cisimeut. Ada beberapa tali sling jembatan sudah putus di satu sisi. Bahkan, badan jembatan gantung mengalami kemiringan dan berpotensi membahayakan masyarakat yang melintas.
Salah seorang warga Desa Sangiang Tanjung, Aini Suryana (52) mengatakan, kerusakan jembatan telah mengganggu mobilitas warga setempat. Apalagi, beberapa bagian jembatan mengalami kerusakan dan tali slingnya putus.
“Meskipun rusak, kami terpaksa masih menggunakan jembatan gantung ini. Karena, kalau lewat jalan lain lebih jauh sampai ke Rangkasbitung jaraknya mencapai 10kilometer,” kata Aini kepada wartawan, kemarin.
Dia mengatakan, jembatan gantung belum begitu lama diresmikan, yakni sekira tahun 2015. Namun sejak awal tahun, kondisinya sudah mulai rusak dan memprihatinkan.
“Warga biasa menggunakan jembatan gantung ini untuk tujuan ke Rangkasbitung dan Kecamatan Kalanganyar. Bahkan, belum lama ini ada sebuah motor barang jatuh,” jelasnya.
Saat ini, warga secara swadaya memperbaiki jembatan gantung agar dapat dilalui dengan aman dan nyaman. Proses perbaikan jembatan hanya menangani beberapa bagian yang rusak parah saja.
“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki kondisi jembatan gantung ini. Kalau bisa dibangun jembatan permanen yang dapat dilalui kendaraan roda empat,” harapnya.
Senada dikatakan warga lainnya Nawawi. Kata dia, warga berharap agar pemerintah membangun jembatan gantung dengan jembatan permanen. Sehingga, warga lebih leluasa dalam membawa hasil bumi yang mereka hasilkan untuk dibawa ke Rangkasbitung.
“Kami berharap tak hanya diperbaiki secepatnya agar saat melintas lebih tenang. Tapi, kami ingin dibangunkan jembatan gantung permanen. Apalagi, daerah ini kan tidak jauh dari pusat kota,” terangnya.
Terpisah Sekretaris Desa Sangiangtanjung, Kecamatan Kalanganyar, Lesmana Kusuma membenarkan kondisi jembatan gantung Rancagarut rusak. “Saat ini telah diperbaiki oleh warga. Kerusakan diperparah oleh kendaraan motor roda tiga yang melintas di jembatan. Padahal jembatan gantung diperuntukan untuk roda dua,” jelasnya.
Disinggung mengenai alokasi perbaikan dari dana desa, Lesmana mengatakan, kemungkinan dapat dialokaskan pada tahun 2022. Namun itu juga tergantung dengan Kepala Desa baru yang terpilih pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2021. (din/tur)











