LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Masyarakat korban penggusuran di Pulomanuk dan Cipanengah, Kecamatan Bayah, menerima bantuan paket sembako dari Relawan Sahabat Indonesia (RSI) dan Dinas Sosial (Dinsos).
Bantuan paket sembako kepada 27 kepala keluarga (KK) diharapkan dapat meringankan beban masyarakat korban gusuran. Apalagi, selama bulan Ramadan dan menjelang lebaran Idul Fitri, mereka membutuhkan uluran tangan agar bisa merayakan lebaran seperti masyarakat yang lain.
Pembina RSI Kabupaten Lebak Ana Wakhyudin mengatakan, sejumlah bangunan di Pulomanuk dan Cipanengah dirobohkan aparat gabungan sebelum puasa Ramadan. Bangunan tersebut diduga digunakan untuk tempat mesum dan peredaran minuman keras.
“Setelah dirobohkan, para pemilik bangunan memilih tetap bertahan. Karenanya, kita bantu warga di sini, karena mereka kebanyakan tidak bekerja,” kata Ana Wakhyudin kepada RADARBANTEN.CO.ID, Sabtu (16/4).
Hadir dalam kegiatan sosial tersebut, Kepala Dinsos Eka Darmana Putra, Kepala Bagian Kesra Setda Lebak Iyan Fitriyana, perwakilan Kecamatan Bayah, dan Yayasan Uswah Hasanah Perwira.
Usai menyerahkan bantuan, para relawan bersama dinas terkait menggelar dialog dengan masyarakat korban gusuran. Karena pemerintah harus tetap hadir dalam proses pemulihan masyarakat yang terdampak gusuran di Pulomanuk dan Cipanengah ini.
“Kami akan konsisten membantu masyarakat di sini. Kita enggak bicara benar atau salah, tapi ini urusan kemanusiaan,” tegasnya.
Kepala Dinsos Lebak Eka Darmana Putra menyatakan, Dinsos sudah beberapa kali turun ke Pulomanuk dan Cipanengah. Sesuai arahan pimpinan, Dinsos terus memberikan pendampingan dan membantu kebutuhan masyarakat.
“Sekarang yang terpenting kita upayakan pemulihan terhadap masyarakat,” tukasnya.(*)
Reporter: Mastur











