CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Sejumlah guru ngaji mendapat “traktiran” balik nama (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) dari Polres Cilegon.
Ada lima orang guru ngaji yang mendapatkan traktiran tersebut dimana, seluruh biaya balik nama kendaraan bermotor ditanggung oleh Polres Cilegon.
Kasat Lantas Polres Cilegon, AKP Yusuf Dwi Atmodjo mengungkapkan hal itu dilakukan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 76.
Traktiran bea balik nama itu dikemas Polres Cilegon dalam program BPKB Latansa. Program itu diperuntukkan bagi para guru ngaji di Kota Cilegon yang ingin melakukan pembalikan nama di surat kendaraannya.
“Apa itu Latansa? Kalau secara harfiah artinya jangan lupa, tapi kalau diakronimkan itu Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Jadi kita cari guru ngaji, kita berdayakan Bhabinkamtibmas cari guru ngaji yang dia motornya belum atas nama dia kita balik nama. Prosesnya kita yang bayarkan, pajaknya juga kita yang bayar. Kita memaknainya hari ini itu untuk masyarakat,” ujarnya, Jumat (1/7).
Selain membiayai bea balik nama BPKB, dalam rangka HUT Bhayangkara, Satlantas Polres Cilegon pun mengadakan program SIM Apresiasi.
Sama halnya dengan balik nama BPKB, dalam program ini pun Polres Cilegon menanggung biaya pembuatan SIM.











