SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – PT Marga Mandalasakti (MMS) atau Astra Infra Toll Road memastikan proyek pengerjaan pelebaran Jembatan Ciujung, yang berlokasi di KM 56 hingga KM 57 Tol Tangerang-Merak rampung.
Namun sebelum mengoperasikan Jembatan menilai Rp136 miliar tersebut, Astra Tol Tangerang-Merak akan melakukan kegiatan Uji Beban (Loading Test) pada Jembatan Ciujung.
Kepala Departemen Manajemen CSR dan Humas Astra Infra Toll Road Uswatun Hasanah mengatakan, proyek pembangunan Jembatan Ciujung rampung, tapi sebelum jembatan beroperasi, perlu dilakukan pengujian berupa uji beban untuk memastikan jembatan laik fungsi.
“Uji Beban meliputi Uji Dinamis dan Uji Statis dimana akan melibatkan total 30 truk bermuatan 35 ton diatas Jembatan Ciujung. Uji Beban akan dilakukan secara 2 tahap, yaitu untuk Jembatan Baja (Arah Jakarta) dan Jembatan Beton (Arah Merak),” kata Uswatun kepada wartawan, Minggu, 17 Juli 2022.
Ia melanjutkan, selama pelaksanaan uji beban jembatan, pengguna jalan yang berencana berpergian menuju Banten ataupun Jakarta, wajib menyimak tanggal-tanggal pelaksanaan uji beban berikut agar dapat merencanakan perjalanan lebih baik.
“Uji beban tahap 1 akan dilakukan pada tanggal 19-20 Juli 2022 untuk Jembatan Arah Jakarta, dan uji beban tahap 2 pada tanggal 25-26 Juli 2022 untuk arah sebaliknya yaitu jembatan arah Merak,” tuturnya.
Pada uji beban tahap 1, Lalu lintas arah Jakarta akan dialihkan sementara (confraflow pada jembatan arah Merak) dengan menyediakan satu lajur, demikian sebaliknya Uji Beban Tahap 2 arah Merak dengan metode yang sama dan penyesuaian Confraflow pada jembatan arah Jakarta.
“Sebagai jalur alternatif, pengguna jalan tol Tangerang-Merak yang hendak pergi kearah Merak, dapat keluar melalui gerbang tol Cikande dan masuk kembali melalui gerbang tol Ciujung,” bebernya.
Perempuan yang akrab disapa Uswah ini menyarankan bagi pengguna jalan yang berpergian kearah Jakarta, dapat keluar melalui gerbang tol Ciujung dan masuk kembali melalui gerbang tol Cikande.
“Harap selalu berhati-hati dalam berkendara dan patuhi aturan dari petugas,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kepala Departemen Manajemen Proyek dan Pemeliharaan Jalan Astra Infra Toll Road Slamet Adriadi mengatakan, pembangunan Jembatan Ciujung yang sebelumnya ditargetkan rampung lebih cepat mengalami sejumlah kendala.
“Total anggaran pembangunan Jembatan Ciujung sebesar Rp136 miliar. Proyek pembangunan Jembatan Ciujung ini cukup kompleks dan beresiko tinggi, lantaran konstruksinya dibangun di atas aliran sungai aktif,” katanya. *
Reporter : Deni Saprowi











