LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Maraknya aktivitas truk pengangkut pasir basah yang lalu lalang di Jalan Raya Leuwidamar telah membuat para mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lebak geram.
Mereka pun menyampaikan kegeraman mereka dengan menggeruduk kantor Bupati Iti Octavia Jayabaya di Rangkasbitung, Jumat, 12 Agustus 2022.
Mereka geram karena aktivitas truk pasir basah itu telah membuat jalan Raya Leuwidamar menjadi licin dan membahayakan para pengendara baik roda dua maupun roda empat.
Kegeraman mereka memuncak ketika aksi mereka tidak kunjung ditanggapi dan tidak diperbolehkan masuk ke area Kantor Bupati dan DPRD Lebak.
Alhasil, aksi mereka menyebabkan keributan antara para peserta aksi dengan anggota kepolisian yang melakukan pengaman aksi.
Dalam aksinya, para mahasiswa pun menyentil sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak yang dinilai sudah acuh dengan mengabaikan fenomena tersebut.











