RADARBANTEN.CO.ID – Pemahaman akan teknologi informasi oleh kaum milenial sehingga mampu mengantisipasi perkembangan teknologi digital. Untuk itu, kaum melenial diharapkan mampu mengembangkan koperasi di Provinsi Banten.
Demikian dikatakan oleh Arief Rachan, Kabid Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi Provinsi Banten, Selasa 27 September 2022.
“Koperasi jika tidak menggunakan IT perkembangannya akan lambat, kaum,”ujarnya.
Menurut dia, di Banten mayoritas koperasi yang bagus adalah koperasi karyawan yang didirikan di perusahaan-perusahaa tempat mereka bekerja.
Koperasi-koperasi tersebut setiap tahunnya didata oleh kabupaten kota yang dilakukan melalui aplikasi Online Data System.
“Berdasarkan catatan kami koperasi yang aktif dan tidak aktif hampir 7 ribu baik itu koperasi primer provinsi, koperasi primer kabupaten dan koperasi sekundernya,” terangnya.
Saat ini, lanjutnya, masyarakat dapat memantau koperasi yang aktif dan tidak aktif melalui website http://nik.depkop.go.id/. Hal tersebut agar masyarakat terhindar dari koperasi bodong.(adv)











