SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kampung Fashion Rhamala, sentra produksi fesyen yang telah menjadi ikon pemberdayaan masyarakat di Serang, Banten, resmi meluncurkan Koperasi Rauda Vazha Madani (RVM) pada Jumat, 31 Oktober 2025.
Berlokasi di Jalan Raya Takari, Kampung Majalawang, Taktakan, peluncuran ini menandai langkah strategis dalam memperkuat pondasi ekonomi kerakyatan dan menyediakan solusi finansial sehat bagi warga sekitar.
Acara peresmian Koperasi RVM dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, di antaranya Kasi Koperasi Dinkopukmperindag Kota Serang Septi Riandini, perwakilan Kecamatan Taktakan, perwakilan Kelurahan Majalawang, tokoh masyarakat, serta seluruh anggota koperasi.
Dalam kesempatan itu, Koperasi RVM juga melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan tiga mitra strategis: Zayeeda Herba, Dapur Aya, dan CV Menara Intan Gading. Kerja sama ini menegaskan komitmen kolaborasi berkelanjutan di bidang perdagangan dan jasa untuk memperluas manfaat ekonomi bagi anggota koperasi.
Pendiri sekaligus pengelola Kampung Fashion Rhamala, Lia Amalia, yang juga dikenal sebagai desainer modest fashion ternama, menjelaskan visi mulia di balik pendirian koperasi.
“Kami ingin membangun usaha berbasis masyarakat. Hampir semua proses produksi dikerjakan bersama warga, mulai dari penjahitan, finishing, pengemasan, distribusi, hingga pemasaran. Inisiatif koperasi ini kami bentuk dari nol sejak lima tahun lalu, berawal dari keinginan membantu warga yang terjerat pinjaman online atau rentenir,” ujar Lia Amalia.
Saat ini, Kampung Fashion Rhamala telah berhasil membuka lapangan pekerjaan dan memberdayakan 50 warga sekitar, menegaskan komitmennya terhadap kesejahteraan sosial dan ekonomi lokal.
“Alhamdulillah, saya bisa meningkatkan taraf hidup keluarga sejak bergabung dengan koperasi ini,” ungkap Sufianah, salah satu anggota Koperasi RVM.
Lia Amalia bukan sosok asing di dunia fesyen. Lulusan Italian Fashion School ini dikenal karena keberhasilannya mengangkat kekayaan budaya Banten ke panggung mode nasional dan internasional. Ia dinobatkan sebagai Perempuan Inspiratif oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, dalam peringatan Hari Kartini pada Mei 2025.
Rancangan khas Rhamala Hijab miliknya memadukan keanggunan modest fashion dengan kain tenun lokal Banten, seperti tenun Baduy, yang dikemas dalam gaya etnik modern. Karya Lia telah tampil di berbagai ajang bergengsi, termasuk Jakarta Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) 2023–2025, serta program IKRA (Industri Kreatif Syariah Indonesia) yang digagas Bank Indonesia Perwakilan Banten.
Peluncuran Koperasi Rauda Vazha Madani diharapkan menjadi model sinergi antara unit usaha kreatif dan pilar ekonomi kerakyatan, menciptakan ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Serang.(*)











