PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polres Pandeglang mengungkap motif tawuran antara pelajar SMK Negeri 2 Pandeglang dengan SMK Walisongo Menes.
Motif tawuran terungkap setelah Satreskrim mengamankan dan memintai keterangan para pelaku tawuran dari SMK Walisongo Menes dan SMK Negeri 2 Pandeglang.
Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah melalui Wakapolres Pandeglang Kompol Andi Suwandi mengungkapkan, motif tawuran antar pelajar karena selisih pendapat.
“Siswa SMK Walisongo Menes dan SMK Negeri 2 Pandeglang ini ada sejarah. Mereka selalu selisih silang pendapat dan mereka selalu tawuran,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, di Mapolres Pandeglang, Senin (17/10).
Wakapolres menjelaskan, yang cukup unik dari aksi tawuran ini ternyata mereka dimotori seniornya. Seniornya ini berarti alumnus.
“Satu alumni SMK negeri 2 Pandeglang berinisial H. Ini diketahui berawal dari diamankannya tiga orang oleh masyarakat,” katanya.
Tiga orang diamankan oleh masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Pagelaran. Selanjutnya dibawa ke Polsek Pagelaran.
“Atas perintah pimpinan, Bapak Kapolres, anak tersebut dibawa ke Polres untuk dimintai keterangan. Akhirnya mengembang dan dua orang ditetapkan tersangka karena bawa sajam,” katanya.
Wakapolres mengaku, pihaknya mengambil tindakan tegas dan terukur meruntuk memberikan efek jera.











