RADARBANTEN.CO.ID – Pemprov Banten melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi Banten sedang membangun Banten Islamic Center atau Baitul Quran. Pembangunan itu berlokasi di Jalan Karangantu, Lingkungan Kesatrian, Blok Ciputri RT 002 RW 008, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Banten Islamic Center dibangun sebagai pusat kegiatan masyarakat di Banten Lama, sehingga kegiatan-kegiatan masyarakat tak lagi dilaksanakan di Masjid Agung Banten Lama.
Tak hanya itu, bangunan yang berdiri di atas lahan 63.828.541 meter persegi itu juga bertujuan sebagai pusat kajian dan pengembangan kitab kuning, pusat penyimpanan sejumlah benda dan peninggalan sejarah, serta mengedukasi syiar Islam, mulai dari MTQ hingga pendidikan Agama Islam.
Kepala DPKP Provinsi Banten M Rachmat Rogianto mengatakan, pembangunan Banten Islamic Center ini dilandasi untuk mengubah wajah Banten agar terus berkembang menjadi destinasi wisata religi. “Mengingat posisinya juga berbatasan dengan fungsi lain di sekitarnya,” ujar Rachmat.
Beberapa bangunan di Kawasan Banten Lama memiliki citra monumental seperti Masjid Agung Banten, Situs Keraton Surosowan, Keraton Kaibon, Masjid Pecinan Tinggi, dan lain-lain. “Dimana fungsinya Banten Islamic Center akan memiliki fungsi lima T,” ujarnya.
Lima T yang dimaksudkan, yaitu, yakni tajwid, tahfidz, tafsir, takbid, dan tablil. Selain itu, pihaknya juga berharap Baitul Quran bisa difuingsikan sebagai tempat pembinaan kahfilah MTQ. Dengan adanya Baitul Quran, maka masyarakat mempunyai sarana dan prasarana untuk mempelajari Agama Islam. “Maka diharapkan, dalam satu kawasan, fasilitas wisata religinya akan terpenuhi,” tutur Rachmat. (adv)











