TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) memperingati Hari Ibu ke-94.
Pada Hari Ibu kali ini, DP3AP2KB Tangsel kembali menggaungkan isu kekerasan terhadap perempuan yang memang cukup tinggi angkanya di Kota Tangsel.
Menurut Walikota Tangsel Benyamin Davnie, pihaknya telah membentuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), sebagai pusat laporan kekerasan pada anak dan perempuan. Selain itu, juga ada Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) di tingkat kota dan lecamatan.
“Kepada perempuan, saya minta berani melapor. Itu saja dulu deh. Saya juga sudah instruksikan ke Camat dan Lurah, bekerja sama dengan Polsek dan Koramil. Kalau ada kekerasan segera ambil tindakan. Karena Itu (kekerasan-red) tidak bisa dibiarkan, ” ujar Benyamin, Selasa. 20 Desember 2022 di Puspemkot Tangsel, Ciater, Kota Tangsel.
Menurut Benyamin, pihaknya mengapresiasi kepada perempuan di Kota Tangsel yang telah ikut dalam pembangunan di Kota Tangsel. “Banyak potensi kepemimpinan perempuan di Kota Tangsel. Jadi peringatan hari ibu dalam rangka meningkatkan peran serta perempuan dalam pembangunan,” ujarnya.
Kepala DP3AP2KB Kota Tangsel Khairati menambahkan, para perempuan dan ibu-ibu di Kota Tangsel bisa menjadi tempat belajar bagi anak-anak mereka serta menjadi penguat di dalam keluarga.
“Dari segi ekonomi kita membantu mereka memberikan pelatihan-pelatihan menjadi entrepreneur untuk meningkatkan ekonomi keluarga,” tukasnya.
Reporter: Syaiful Adha.











