SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini, mengajak semua parpol peserta Pemilu 2024 untuk saling mengawasi.
“Pengawasan Pemilu bukan hanya tugas Bawaslu, namun tugas semua pihak termasuk parpol selaku peserta Pemilu. Dengan begitu, pelanggaran dan kecurangan Pemilu 2024 bisa diminimalisasi,” kata Titi saat menjadi narasumber Seminar dan Launching Pendaftaran Bakal Caleg Partai Gerindra Provinsi Banten di Aula DPD Gerindra Banten, Kota Serang, Sabtu, 21 Januari 2023.
Ia melanjutkan, dengan saling mengawasi antar sesama peserta Pemilu, diharapkan parpol bisa lebih sportif dalam pesta demokrasi tahun 2024.
“Ini selalu saya sampaikan berulang-ulang, agar Pemilu kita berkualitas. Jangan sampai kecurangan dan pelanggaran pemilu justru meningkat tahun 2024,” tegasnya.
Selain mengajak peserta Pemilu sportif dan saling mengawasi, Titi juga meminta semua bakal caleg untuk hati-hati saat turun ke masyarakat melakukan sosialisasi.
“Para Bacaleg harus memahami regulasi, sebab pelanggaran Pemilu bisa berujung pidana. Makanya saat melakukan sosialisasi harus paham aturan. Jangan melakukan kampanye di luar jadwal dan tahapan kampanye,” tuturnya.
Perludem dari awal telah mendorong penyelenggara Pemilu khususnya KPU untuk segera mengatur dengan tegas batasan antara sosialisasi dengan kampanye.
“Sejak KPU menetapkan parpol peserta Pemilu akhir tahun lalu, tidak mungkin parpol diam saja. Sementara masa kampanye baru dimulai November 2023. Ini harus diatur dan difasilitasi interaksi kader parpol dengan masyarakat. Mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan sebelum masa kampanye, sebab sosialisasi pun pasti ada anggaran dana yang dikeluarkan parpol dan para bacaleg,” bebernya.











