TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meminta Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangsel juga menyediakan WC, ketika hendak membangun septic tank untuk warga.
Wakil Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesa (PSI), Ferdiansyah mengatakan, pembangunan 1.800 septic tank yang dicanangkan tahun ini tidak akan ada manfaatnya, jika WC-nya tidak turut dibangun, karena antara septic tank dan WC menjadi satu kesatuan kakus.
Menurut Ferdi, anggaran Rp20 miliar untuk pembangunan 1.800 septic tank akan sia-sia. “Ketika DCKTR hanya dapat membuatkan septic tank, tetapi WC-nya tidak dibangun sekalian, maka persoalan Buang Air Besar (BAB) sembarangan belum semuanya terselesaikan,” ujarnya, Kamis 23 Februari 2023.
Ferdi menegaskan, Pemerintah Kota Tangsel seharusnya tidak membebankan pembangunan WC kepada warga, sebab kebijakan tersebut menjadi setengah-setengah dan tujuan utama supaya maayarakat tidak lagi BAB sembarangan sulit tercapai.
“Warga yang masih melakukan BAB sembarangan masuk ke dalam kategori kurang mampu dan miskin, sehingga jika pembuatan WC-nya dibebankan kepada warga, maka bisa saja warganya tidak dapat membuat WC sendiri,” tukasnya.
Sementara itu Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, pembangunan 1.800 septic tank sudah masuk ke dalam DPA. “Anggaran sudah ada, kemudian DPA sudah disusun, InsyaAllah tahun ini kita tuntaskan,” ujarnya.
Benyamin mengatakan, pembangunan septic tanl dam WC akan dilihat terlebih dahulu situasi di lapangan. “Kan lokasinya berbeda-beda. Ada yang memamg satu rumah harus dibangun, ada yang komunal. Tergantung kondisi di lapangan,” jelasnya, Rabu, 22 Februari 2023.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Aditya











