KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan dapat menekan angka kasus stunting (gagal tumbuh pada balita) hingga 7 persen.
Kepala Dinkes Tangsel, dr. Allin Hendalin Mahdaniar. MKM, mengatakan, upaya dalam menekan angka stunting di Tangsel perlahan mulai menunjukan hasil yang signifikan. Kasusnya pun semakin menurun tiap tahun.
Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), stunting di Tangsel tahun 2021, angkanya 19,9 persen. Kemudian kasusnya menurun cukup drastis ditahun 2022, menjadi 9 persen.
Selain itu merujuk data dari Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Masyarakat, dari 133 ribu balita yang ada di Tangsel, yang tercatat sebagai balita pendek dan sangat pendek, kemudian dikategorikan sebagai stunting, saat ini jumlahnya hanya 1 persen saja.
“Jadi rasanya sih, optimis di tahun 2023-2024 ini bisa turun sampai 7 persen, bila melihat data saat ini,” jelas Allin, Kamis, 23 Februari 2023.











