SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tujuh anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten periode 2018-2023 dinyatakan gugur dalam seleksi anggota KPU Banten periode 2023-2028. Mereka gugur setelah dinyatakan tidak lolos dalam tahapan seleksi CAT dan wawancara.
Menanggapi hal itu, pengamat politik dan kebijakan publik dari Universitar Serang (Unsera) Ahmad Sururi menilai, para pertahana gugur dalam seleksi merupakan fenomena positif.
Sebab, dengan begitu maka akan adanya regenerasi dengan penyelenggara Pemilu yang diisi oleh muka-muka baru.
“Kesempatan bagi muka-muka baru berkiprah di KPU dan ini bagus. Ada regerenerasi,” ucap Sururi, Minggu 26 Maret 2023.
Sururi mengatakan, pengalaman tentunya menjadi suatu hal yang penting dalam menyukseskan Pemilu 2024 nanti. Namun, terdapat faktor lainnya yang juga perlu diperhatikan.
“Betul, pengalaman penting tetapi kompetensi juga penting agar pemilunya tidak hanya sukses tapi juga berkualitas,” ujarnya.
Menurutnya, muka-muka baru nantinya akan memberikan angin segar dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.
Ia pun berharap, jika muka-muka baru itu dapat bekerja secara profesional, memiliki nilai-nilai integritas, kapasitas kepemiluan mumpuni, dan imparsialitas.
“Dengan muka-muka baru, harapannya ada ide dan inovasi baru seperti menaikkan tingkat partisipasi publik,” ungkapnya.
Ia berpendapat, jika Pemilu 2024 nantinya akan banyak tantangan yang dihadapi oleh penyelenggara Pemilu. Sururi juga menyebut, terdapat beberapa hal yang perlu dievaluasi dari Pemilu sebelumnya.
Seperti pengaturan beban tugas KPPS, distribusi logistik, praktik politik uang, validasi data pemilih, dan penyebaran hoax atau hate speech saat masa kampanye.
“Iya, Pemilu 2024 banyak tantangan sehingga ide dan inovasi KPU dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 sangat penting, agar berkualitas dan berintegritas sehingga hasilnya terlegitimasi. Ukuran legitimasi sedehana yaitu hasil pemilu tidak banyak sengketa,” pungkasnya.
Reporter: Yusuf Permana
Editor : Aas Arbi











