RADARBANTEN.CO.ID – Ketika sudah memasuki pertengahan bulan Ramadan, umat muslim di Indonesia membicarakan mengenai tradisi qunutan yakni memasak ketupat ketika pertengahan Ramadan.
Saat pertengahan Ramadan, biasanya salat witir mulai menggunakan tambahan bacaan doa qunut dalam salat witirnya.
Amalan yang bisa dikerjakan saat sudah memasuki pertengahan bulan Ramadan hingga akhir Ramadan yakni, saat salat Witir hendaknya membaca doa Qunut sebagai tambahan.
Bacaan doa qunut biasanya dibaca di akhir rakaat dari saolat witir yang dikerjakan setelah sholat tarawih.
Dikutip dari khazanah Imani, awal mula adanya doa qunut shalat witir sejak masa khalifah Umar bin Khattab.
Umar bin Khattab merupakan khalifah umat muslim kedua karena menggantikan Abu Bakar yakni khalifah pertama karena meninggal dunia.
Khalifah Umar bin Khattab kepada Islam Banyak memiliki jasa dan keistimewaannya saat khalifah Umar Bin Khatab menjadi pempimpin umat islam, termasuk perihal pelaksanaan shalat tarawih.
Khalifah Umar Bin Khatab yang memilki inspirasi dan mampu mengumpulkan para sahabat salat tarawih dalam satu Masjid dengan satu imam saja.
Diriwayatkan dari ‘Abdurrohman bin ‘Abdul Qori berkata; Aku keluar ke Masjid pada bulan Ramadan bersama Umar bin Khatthab ra, lalu ditemukan dalam masjid tersebut yaitu beberapa orang yang salat tarawih dengan bermacam-macam.











