CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Camat Purwakarta Ikhlasinnufus mengusulkan pada perhelatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXII tingkat Kota Cilegon tahun 2023 yang bakal digelar pada akhir Mei 2023 nanti merupakan asli putra daerah dari kecamatan masing-masing.
Hal itu disampaikan, Ikhlasinnufus dengan harapan proses pembinaan dari wilayah tersebut berjalan dengan baik dari tingkat kelurahan hingga kecamatan yang mewakili adalah asli putra daerah bukan peserta impor atau bon peserta dari luar kecamatan lain.
“Sehingga proses pembinaan MTQ di Cilegon berjalan dengan baik, tidak ada cabutan dari kecamatan lain. Dengan begitu kita juga bakal tahu potensi dari semua kecamatan ada yang cenderung ke tahfidz dan sebagainya,” ungkap Ikhlas sapaan akrabnya, Rabu, 5 April 2023.
Untuk itu, pihaknya meminta agar LPTQ tingkat kota dapat mengevaluasi terkait aturan dari pada pelaksanaan MTQ di tingkat kota mendatang. Sehingga hasil dari MTQ Cilegon benar-benar berkualitas dalam mengaktualisasikan nilai Al-Qur’an, mengamalkan dan membumikan Al-Qur’an tersebut.
“Jadi bukan hanya sebatas seremonial saja tetapi menjadikan Al-Qur’an ini kesungguhan hati dan sebagai pedoman dalam kehidupan kita,” ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris LPTQ Kota Cilegon, Rahmatullah mengatakan, pihaknya bakal menyepakati usulan dari Camat Purwakarta sepanjang hasil keputusan tersebut disepakati oleh seluruh LPTQ Kecamatan. Karena hanya ada beberapa kecamatan yang mengusulkan demikian namun selebihnya yang belum siap melakukan hal tersebut.
“Mudah-mudahan ke depan kita semua bersepakat untuk tampil asli dari putra daerah kecamatan masing-masing, tentunya dengan catatan pada even MTQ tingkat kota tersebut pengiriman pesertanya tidak asal dan juga tidak kurang mengirimkan sebanyak 160 peserta, jangan pula mengirimkan 30 peserta nanti kita repot juga di LPTQ tingkat kotanya,” pungkasnya.
Diketahui, pelaksanaan MTQ XXII tingkat Kota Cilegon tahun 2023 bakal dipusatkan di Kecamatan Jombang yang di gelar akhir Mei 2023. (*)
Reporter: Rajudin
Editor: Ahmad Lutfi











