RADARBANTEN.CO.ID – Provinsi Banten terkenal dengan kota santri karena memiliki banyak pondok pesantren.
Dari pondok pesantren di Banten telah melahirkan banyak tokoh agama yang sudah terkenal, salah satunya Wakil Presiden Ri Maruf Amin yang berasal dari Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten.
Berdasarkan penelusuran radarbanten.co.id, pada tahun 2022 ada sekitar enam ribu pondok pesantren di Provinsi Banten, dengan total santri mencapai 429.000
Tahun ajaran 2022-2023 baru akan segera berakhir. Bagi para orang tua yang sedang mencari pondok pesantren di Provinsi Banten, simak informasi lengkapnya di sini.
Ini dia 3 rekomendasi Pondok Pesantren Terbaik di Provinsi Banten.
1. Pondok Pesantren Dar El Qalam
Pondok Pesantren Dar El Qalam adalah pondok pesantren modern yang berlokasi di Desa Pasir Gintung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang Provinsi Banten.
Berdiri sejak 20 Januri 1968. Lembaga pendidikan Islam ini adalah integrasi antara sistem pendidikan pondok dengan sistem pendidikan madrasah dan sekolah.
Biaya masuk Pesantren Daar El Qalam ini dipatok sekita Rp15 juta – Rp32 juta.
2. Pondok Pesantren La Tansa
Pondok pesantran modern ini terletak di Parakansantri, Lebakgedong, Lebak-Banten.
Didirikan oleh KH Ahmad Rifa’i Arief. Pesantren La Tansa memiliki luas tanah seluas ±13 ha dimana sekeliling pesantren ini dikeliling oleh arus sungai dan bukit.
Biaya masuk Pesantren La Tansa diperkirakan sekitar Rp17 Juta.
3. Pondok Pesantren Darul Qur’an
Berlokasi di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang, Banten.
Berada di bawah naungan PPPA Darul Qur’an yang merupakan lembaga pengelola sedekah yang fokus kepada pembangunan masyarakat berbasi tahfidz Qur’an.
Biaya masuk Pesantren Darul Qur’an mencapai Rp36,2 juta.
Jadi itu dia pondok pesanteren terbaik di Provinsi Banten. Semoga Informasi ini dapat menjadi referensi dalam mencari pondok pesantren di Banten.
Desclaimer : Informasi biaya masuk pondok pesantren di atas bukan biaya sebenarnya, biaya masuk pondok pesantren di atas dapat berubah sewaktu-waktu.
Editor Haidaroh











