SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Relokasi warga Kantin masih dilakukan secara persuasif, di tengah renovasi pembangunan Masjid Agung Ats-Tsauroh Kota Serang.
Ketua Yayasan Masjid Agung Ats-Tsauroh Kota Serang Sanwani mengatakan, proses relokasi hingga saat ini masih dilakukan secara pendekatan.
“Kita terus melakukan pendekatan dengan masyarakat. Sejauh ini sudah 20 KK dari 109 K yang menyetujui,” kata Sanwani, Rabu 24 Mei 2023.
Ia mengatakan proses relokasi warga Kantin masih menjadi kendala.
“Kendala pertama namanya orang banyak pasti ada pro dan kontra. Tapi kami tetap ada acuannya, karena masyarakat Kantin kan menggunakan tanah wakaf, jadi tetep kami patokannya apa yang sudah kami sampaikan ke Pak Walikota,” ujarnya.
Kendati demikian, pihaknya akan tetap menjalankan proses relokasi tersebut demi melakukan pelebaran kawasan Masjid Agung Ats-Tsauroh.
“Kami punya modal satu keluarga sekitar Rp 25-26 juta, itu yang menjadi patokan kami. Mereka kalau menerima syukur, tidak menerima ya tetep kita proses. Itu uang muka saja,” tuturnya.
Rencananya, warga Kantin yang menempati tanah wakaf tersebut akan direlokasi ke perumahan yang berada di Kecamatan Taktakan.
“Kami mengharapkan mereka bisa setuju. Rencananya akan direlokasi perumahan yang kita siapkan di Kecamatan Taktakan,” katanya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Aas Arbi











